Kebakaran Sumur Illegal Drilling di Lahan Tahura Sultan Thaha Syaifuddin Timbulkan Korban Jiwa
HALOINDONESIANEWS.COM,Batanghari- Kebakaran hebat sumur Illegal Drilling yang berada di Desa Jebak Kecamatan Muara Tembesi kabupaten Batanghari dikabarkan menimbulkan Korban jiwa
Menurut Dan Unit Intel Kodim 0415/Jambi Kapt. Inf. Amru, S.E.,MM ditemukan 1 mayat berjenis kelamin laki-laki dengan identitas belum diketahui.
“Dari data sementara Korban kebakaran sumur Minyak mentah, Saat ini baru di temukan 1 mayat dengan jenis kelamin laki- laki yang belum diketahui identitasnya, mayat tersebut di bawa oleh para pekerja sumur illegal drilling dengan menggunakan kendaraan roda 4 jenis toyota hilux, ke Puskesmas jangga baru.”
“Saat ini mayat sudah di evakuasi dari Puskesmas jangga baru dan di bawa ke RSUD Hamba Muara Bulian guna penanganan dan identifikasi lebih lanjut.” ujarnya saat dihubungi melalui ponselnya. Sabtu (10/2/2024).

Ditambahkannya, saat ini korban yang meninggal baru diketahui berjumlah satu orang “Mengenai informasi yang beredar di media sosial itu masih simpang siur, Kami sedang menuju ke TKP, anggota sudah berada di lokasi, nanti akan dikabari lagi mengenai jumlah pastinya.” ujar Amru melalui pesan singkatnya.
Baca juga:
Diketahui, sekira pukul 19.00 Wib telah terjadi kebakaran hebat sumur aktif Illegal Drilling lokasi berada di kawasan taman nasional Tahura Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Senami berlokasi di Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi kabupaten Batanghari dan menimbulkan Korban jiwa tersebut diduga milik Daeng Chandra.
(Janiarto)






Discussion about this post