Destinasi Wisata Baru, Wajah Batanghari Memasuki Tahun 2024
HALOINDONESIANEWS,Batanghari- Kabupaten Batanghari yang terletak di bagian tengah Provinsi Jambi dengan luas wilayah 5.180,35 Km2. Kabupaten Batang Hari secara geografis terletak pada posisi 1º15’ lintang selatan sampai dengan 2º2’ lintang selatan dan diantara 102º30’ bujur timur sampai dengan 104º30’ bujur timur. Dalam lingkup provinsi letak Kabupaten Batang Hari berada di wilayah bagian tengah dan merupakan daerah perbukitan.
Berdasarkan letak geografisnya Kabupaten Batang Hari berbatasan langsung Sebelah Utara dengan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Sumatera Selatan. Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Muaro Jambi. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Tebo.
Pusat ibukota kabupaten yang berslogan Serentak Bak Regam berada di Kecamatan muara Bulian, kepala daerah dipimpin bupati Muhammad Fadhil dan Bahtiar yang dilantik pada 26 februari 2021 dengan masa periode 2021-2024, memiliki visi Perubahan Menuju Arah Baru Batang Hari Tangguh.
Sejak kabupaten Batang hari dipimpin Muhammad Fadhil Arif, perubahan tampak signifikan dalam pembangunan daerah, memasuki akhir tahun 2023, kabupaten Batanghari menyuguhkan beberapa destinasi yang terpusat di kota muara Bulian, diantaranya Alun Alun Batanghari yang terletak di lapangan garuda, selain itu Aek Meliuk dan Umo Tinggal yang berada di sekitar kolam samping serambi rumah dinas bupati Batanghari, tidak kalah indahnya dengan wisata Tapah Malenggang, yang telah santer dikenal warga menjadi Icon kabupaten Batanghari, dipusat komplek perkantoran, turut dipercantik dengan pedestrian taman yang menggugah pengunjung untuk bersantai di sore hari disaat santai.

Perubahan wajah baru Batanghari sejak dipimpin Muhammad Fadhil Arif – Bahtiar tampak signifikan, pusat kota muara Bulian yang terus dilakukan pembenahan, menjadikan tempat destinasi baru bagi warga kabupaten Batanghari. Tarmizi misalnya, warga Batanghari yang kagum melihat suasana wajah baru kota muara Bulian.
“Menjelang tutup tahun 2023 kota muara Bulian disuguhkan dengan panorama wajah baru, sehingga banyak tempat dijadikan wisata keluarga ini merupakan yang pertama kalinya di kota Muara Bulian sejak kabupaten Batanghari berdiri” Sebutnya
Sambungnya” sebelum masa akhir jabatan bupati Fadhil Arif Bahtiar saya harap tidak hanya dinkota muara Bulian saja yang di bangun destinasi, melainkan setiap kecamatan turut menikmati destinasi keindahan taman yang menjadi ciri khas dalam kecamatan. (Yadi)






Discussion about this post