Macet Parah di Jalan Jebak-Karmeo, Akibat Mobil Batubara Parkir Dibahu Jalan
Haloindonesianews.com,Batanghari- Kelumpuhan jalur lintas Tembesi – Sarolangun kembali terjadi, sejak beraktifitas nya angkutan batu bara, Angkutan Batu Bara yang masih Nekat Beroperasi Siang Hari, dengan memarkirkan kendaraan dibahu jalan, sehingga berdampak pada kemacetan parah kembali terjadi di bulan Ramadhan.
Antrian truk angkutan batu bara yang ingin melakukan proses bongkar batubara di stockfile desa jebak, berdampak pada kelumpuhan jalan lintas jebak karmeo, kemacetan berkisar lebih dari 5 kilo meter pada Kamis (14/03/2024).
Ratusan kendaraan yang terjebak macet, harus rela menunggu hingga dapat melintas, yang di akibatkan jalan lintas jebak karmeo di suguhi pemandangan angkutan batu bara yang parkir di bahu jalan, hingga sopir yang nekat beroperasi keluar di siang hari, Ini jelas melanggar aturan yang akhirnya membuat Jalan lintas nasional jebak karmeo macet parah.
“Macet lagi bang, ini sudah yang kesekian kalinya sejak dibukanya armada batu bara melintas, tidak sedikit pengguna jalan yang dirugikan, hingga siang hari belum terurai kemacetannya” sebut Yadi pengguna jalan
Kebijakan gubernur Jambi yang memperbolehkan armada batubara kembali beroperasi dengan angkutan lintas nasional menuju pelabuhan desa jebak, tidak membuahkan hasil, alih alih menghindari kemacetan, namun kemacetan pun kembali menghantui pengguna jalan.
“Saya berjualan sayur, dampak macet ini rugi sekali bang, bisa bisa busuk dagangan saya” jelas Andi pengguna jalan terjebak macet
Antrean truk angkutan batu bara cukup panjang dan tak bisa bergerak, selain itu Ada mobil-mobil pribadi yang terhalang angkutan batu bara, sehingga tak mampu menerobos lintasan. Ini bukan kali pertama terjadi kemacetan parah sejak uji coba angkutan batu bara jalur darat dilakukan, Sebelumnya, paska dibolehkan melintas kemacetan parah akibat angkutan batu bara juga terjadi di jebak karmeo.
“Beberapa hari sebelum puasa kemacetan parah bahkan lumpuh, kini di bulan puasa kembali terjadi, akibat angkutan batu bara yang parkir dibahu jalan” jelas paska warga Tembesi yang melintas jalan jebak – karmeo
Kemacetan yang berdampak akibat armada batu bara banyak merugikan warga, selain aktifitas warga yang melintasi jalan nasional Tembesi Sarolangun, tidak sedikit aktifitas warga yang terhambat dipagi hari, Sayangnya dari pantauan media ini tidak ditemukan adanya petugas yang berjaga di suasana kemacetan untuk mengurainya. (Yadi)






Discussion about this post