Rabu, 3 Juni, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Miris, Rodiah Nenek Buta Dihapus dari Data Penerima BLT DD 

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
April 20, 2024
in Daerah
0
Miris, Rodiah Nenek Buta Dihapus dari Data Penerima BLT DD 

Miris, Rodiah Nenek Buta Dihapus dari Data Penerima BLT DD/ist

0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 1.889
Print 🖨

Miris, Rodiah Nenek Buta Dihapus dari Data Penerima BLT DD

Haloindonesianews.com, BATANGHARI- Desa pelayangan kecamatan muara Tembesi kabupaten Batanghari mengurangi jatah penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD), penerima manfaat sebelumnya terdata sebanyak 42 orang penerima manfaat yang masuk kriteria layak mendapatkan bantuan tersebut, setelah melalui musyawarah desa, meramping hingga menjadi 15 orang penerima manfaat, dengan alasan yang memperolehnya hanya miskin ekstrem dan lansia serta disabilitas, sementara sebanyak 27 penerima manfaat yang dicoret tuai dalam musyawarah desa menimbulkan polemik, penerima yang kriteria layak terhapus dari daftar penerima manfaat BLT DD yang disalurkan desa pelayangan. Jum’at (19/04/24).

Penyaluran bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa tahun 2024, Desa Pelayangan Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari, telah disalurkan pada Jum’at (19/04/24) masing masing penerima manfaat mendapatkan Rp. 900.000 selama tiga bulan, dengan ketentuan Rp. 300.000 per satu bulan yang diterima, penyaluran BLT dd tersebut diserahkan langsung kades Pelayangan Sutiono di kantor desa.

“Kita berikan sebanyak 15 penerima manfaat, sebelumnya sebanyak 42 penerima manfaat, setelah melalui musyawarah desa 27 penerima di coret, karena kita berikan yang benar benar miskin ekstrem ” jelas Sutiono

Sebanyak 15 penerima bantuan BLT DD menerima langsung di Kantor Desa Pelayangan, sebelumnya BLT DD terdaftar sebanyak 42 penerima manfaat pada tahun 2023, namun di tahun 2024 meramping hingga 15 penerima manfaat, 27 penerima manfaat dicoret dari daftar penerima BLT dd desa pelayangan.

“Penerima BLT DD saya kira tidak menerima bantuan pemerintah lainya, seperti bansos dan PKH, sementara yang dicoret menerima bantuan lainya dari pemerintah” Sambungnya

Nama yang dicoret dari daftar penerima bantuan BLT DD tidak sedikit menimbulkan dilema, nenek Rodiah yang berusia mendekati 80 tahun dengan kondisi buta merenung tak mampu berbuat banyak lantaran dicoret dari daftar penerima BLT DD.

“Saya sebelumnya menerima, kenapa saat ini dicoret, saya ini buta dan tidak berpenghasilan” sebut Rodiah nenek tua dengan merenungkan nasibnya

Baca juga:

  • Nestapa 900 KK Dusun Tanjung Mandiri di Batanghari, Puluhan Tahun Tanpa Listrik 

 

Selain nenek Rodiah, Ishak pria berusia 71 tahun yang tidak memiliki pekerjaan, meneteskan air mata tanpa daya, karena berharap penuh bantuan tersebut dapat diterima ya, namun menjadi daftar dicoretnya nama Ishak oleh keputusan musyawarah desa, Kesedihan di raut wajah Ishak terlihat saat Ishak memaparkan dan berharap penuh namanya masih menjadi penerima bantuan BLT DD di desa pelayangan.

“Saya ini sudah tua, dan tidak bekerja, lihatlah apa yang saya punya, hanya berharap dari belas kasihan orang dan kiriman anak” jelas Ishak sambil meneteskan air matanya.

Ishak, kakek 71 tahun juga dihapus dari penerima BLT DD Desa Pelayangan/ist

Ishak yang berusia 71 tahun hidup bersama sang istri tanpa pekerjaan dan hanya mengharapkan belas kasih orang lain dan berharap hanya dari kiriman anaknya, dengan rasa melas dan meneteskan air mata nya, namun tak mampu berbuat banyak, sementara Ishak sejauh ini tidak terdata dalam bantuan pemerintah lainya.

“Saya tidak terdata penerima bantuan pemerintah lainya, terakhir menerima bantuan saat pandemi covid 19, ditahun 2023 saya terima bantuan BLT DD, di tahun ini dicoret ,” jelas Ishak dengan nada sedih

Ishak berharap penuh bantuan BLT DD dapat diterimanya untuk membantu menopang hidupnya, namun apa daya Ishak hanya bersedih merenung nasibnya, yang tercoret dari daftar bantuan BLT DD Desa Pelayangan, Ishak berharap kebijakan kepala desa dapat kembali memberikan bantuan tersebut.

“Saya sangat berharap bantuan tersebut didapatkan, karena saya tidak tau mengadu ke siapa agar kades bisa kembali mendaftarkan ya sebagai penerima bantuan BLT DD ” dengan sedih menahan tangis diungkapkan Ishak. (Yadi)

Tags: Bantuan BLT DDBatanghariDesa Pelayangan
Previous Post

Gubernur Al Haris Apresiasi 25 Siswa SMA Negeri 2 Masuk PTN Favorit

Next Post

Menteri PUPR RI Tinjau Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino 

Next Post
Menteri PUPR RI Tinjau Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino 

Menteri PUPR RI Tinjau Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino 

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id