KPU Batanghari Adakan Bintek pengelolaan dan pertanggung jawaban dana hibah pada PPK dan PPS Batanghari
Haloindonesianews.com, BATANGHARI- KPU Kabupaten Batanghari menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan dan pertanggungjawaban dana hibah pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jambi, bupati dan wakil bupati Batanghari, dilingkungan sekretariat PPK dan PPS se-Kabupaten Batanghari dalam PemilukadaTahun 2024, di Gedung balai guru penggerak muara Bulian, Senin (9/09/2024)
Peserta kegiatan dihadiri seluruh ketua PPK , Sekretariat dan bendahara dalam kabupaten Batanghari, serta semua ketua PPS dan sekretaris PPS setiap desa dan kelurahan, kehadiran yang terdiri dari PPK dan PPS masing-masing 2 (dua). Yang dilaksanakan selama dua hari yakni Minggu dan Senin (08-09/09/2024) dan terbagi dalam dua gelombang setiap gelombang dilaksanakan selama satu hari. Adapun gelombang pertama dilaksanakan Minggu 08/09/2024 yang melibatkan PPK dan PPS kecamatan Muara Bulian,Bajubang,pemayung dan maro sebo Ilir sementara pada gelombang ke dua Senin 09/09/2024 Melibatkan PPK dan PPS Kecamatan Muara Tembesi, Bathin XXIV, Mersam dan Maro Sebo Ulu, untuk gelombang ke dua ini diikuti sejumlah 144 orang.
Ketua KPU Batanghari Ahmad Halim dalam sambutan didampingi anggota, Anggota Komisioner Batanghari ,menekankan tiga hal penting yang dibutuhkan dalam mengelola keuangan Dana Hibah Pilkada Tahun 2024.
“Jadi perlu diperhatikan secara serius tiga hal penting yang dibutuhkan dalam mengelola keuangan Dana Hibah Pilkada Tahun 2024, yakni efektif, efisien dan akuntabilitas. Untuk mencapai tiga hal ini maka dibutuhkan perencanaan yang baik”, katanya.
Ahmad Halim kemudian menambahkan, saat ini tahapan dan jadwal kegiatan Pilkada 2024 sedang berjalan, maka dalam me lakukan perencanaan dengan baik. Halim minta PPK dapat melakukan monitoring untuk tertibnya administrasi keuangan.
Selain itu Halim menyinggung kabupaten Batanghari terdapat 1 bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang merupakan satu satunya calon tunggal diprovinsi Jambi. Hal ini tetap menjalankan tahapan demokrasi untuk pemilihan Bupati Batanghari, tetap dilaksanakan secara pemilihan langsung di bilik suara.
“Kita walaupun terdapat satu bakal calon tetap mengikuti tahapan demokrasi, dan melalui proses pencoblosan di bilik suara” jelasnya
Walaupun Batanghari terdapat calon tunggal, dalam penyelenggaraan keuangan jangan terjadi masalah keuangan menjadi temuan, dan hal ini jangan sampai terjadi dalam jajaran penyelenggara menjadi temuan BPK RI, dalam penggunaannya, Halim harap suksesnya penyelenggara dalam pelaksanaan pilkada menyertai suksesnya penggunaan keuangan dengan baik .
“Kita jangan terlena dengan keuangan, walaupun kabupaten Batanghari terdapat satu bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Batanghari, Suksesnya penyelenggaraan pilkada beriringan dengan suksesnya penggunaan keuangan untuk pilkada” sebutnya
“Perencanaan yang baik didapatkan dari seberapa sering antara PPK dan PPS duduk bersama dengan Sekretariat dan membicarakan apa saja yang sudah dilaksanakan dan akan dilaksanakan sesuai yang sudah ditetapkan, kemudian dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan secara administrasi dan dilaporkan”, tegasnya.






Discussion about this post