Senin, 25 Mei, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Didominasi Wanita, Gugatan Cerai Capai Seratus Lebih Perhari di Pengadilan ini

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
April 4, 2021
in Daerah, Nusantara, Sosial
0
Didominasi Wanita, Gugatan Cerai Capai Seratus Lebih Perhari di Pengadilan ini
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 1.839
Print đź–¨

Halo Indonesia News – Baru-baru ini di sosial media sebuah video yang menunjukkan warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat sedang mengantri.

Banyak yang mengira antrean panjang warga di sebuah kantor itu adalah untuk mengambil sembako.

Nyatanya, para warga itu mendatangi untuk mengajukan sidang gugatan cerai.

Dalam sebuah unggahan akun Instagram @bandung.update pada Senin memperlihatkan puluhan warga sedang mengantri di sebuah kantor.

Menurut keterangan video, puluhan warga itu mengantri di kantor Pengadilan Agama Soreang, Bandung, Jawa Barat.

“Jangan terkecoh yaa, ini bukan antrian penerima bantuan sosial, tapi antrian orang-orang yang mau cerai di Pengadilan Agama Soreang,” tulisnya.

Video yang berdurasi 17 detik itu awalnya diunggah oleh akun Twitter @StefhanieQueen, Senin dan menjadi viral.

Terlihat dalam video itu, puluhan warga mengantri hingga menjalar keluar kantor Pengadilan Agama Soreang.

Mayoritas warga yang mengantri di dominasi oleh kaum wanita, namun ada juga kaum pria juga ikut mengantri bersama.

Bahkan antrean itu mengular hingga ke areal pakir kantor.

Sebagian warga yang lelah mengantri terlihat memilih duduk di atas teras kantor.

“Beneran nih jadinya ya, kalau tingkat perceraian di Bandung sangat tinggi? Ada yang bisa kasih komen realitanya gimana? Sebab, video ini juga dikasih ke Mimin dari seseorang yang lagi nganter saudaranya ke sana,” tulis keterangan video itu.

Hingga berita ini ditulis, video tersebut telah disaksikan lebih dari 41 ribu dan disukai lebih dari 4 ribu pengguna Instagram.

Sejumlah warganet pun meninggalkan komentarnya pada postingan itu.

Mereka menduga antrean perceraian ini disebabkan karena faktor ekonomi ditengah pandemi virus Corona.

“Kalo kata suami, beberapa temennya di cerai istri karen gak kuat menanggung ekonomi keluarga. Entah itu solusi apa engga, jadi banyak laki-laki stress karna susah mendapat pekerjaan dan nafkah kemudian dicerai istrinya,” ujar @shindkarina.

“Pasti masalah ekonomi faktor utama,” dugaan @aldiiherdiansyah.

“Raut wajah mereka sangat keliatan penuh tekanan dan penuh amarah. Emang sih cerai itu perbuatan yang halal tapi dibenci sama Allah. Sedih banget liat beginian,” sebut @egifv.

Saat dikonfirmasi melalui telepon oleh Kompas.com, pihak Pengadilan Agama (PA) Soreang membenarkan hal tersebut.

“Rata-rata setiap hari memang penuh. Biasanya Senin, Selasa, Kamis yang penuh,” kata Ahmad Sadikin, Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Soreang saat dihubungi Kompas.com, Senin

Ahmad menjelaskan, antrean tersebut terjadi lantaran jumlah ruang sidang yang terbatas.

Sementara para pengaju gugatan cerai terbilang cukup tinggi.

“Yang ke Posbakum juga harus antre. Yang akan mengambil produk hukum di Pengadilan Agama Soreang juga harus antre sekarang,” jelasnya.

Dalam satu hari seperti hari ini, kata Ahmad, pihaknya melayani lebih dari 150 gugatan cerai.

“Kalau sekarang masuk pembuktian setengah, berarti jumlah pengunjung dikali tiga. Bisa sampai 500 orang. Belum yang ngantre di Posbakum, daftar perkara baru dan yang mengantre mengambil produk pengadilan,” jelasnya.

 

Source : tribunnews.com

Tags: Pengadilan agama
Previous Post

Oknum Guru PNS Ditangkap Polisi Karena Tanam Ganja

Next Post

Kemas Faried Alfarelly Ajak Warga Solok Sipin Ikut Vaksinasi

Next Post
Kemas Faried Alfarelly Ajak Warga Solok Sipin Ikut Vaksinasi

Kemas Faried Alfarelly Ajak Warga Solok Sipin Ikut Vaksinasi

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id