Senin, 16 Februari, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Bupati BBS Hadiri Tradisi Bekarang di Lubuk Larangan 

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Februari 16, 2026
in Advertorial, Berita, Budaya, Daerah, Lifestyle, Nusantara, Pemerintahan, Wisata
0
Bupati BBS Hadiri Tradisi Bekarang di Lubuk Larangan 

Bupati BBS Hadiri Tradisi Bekarang di Lubuk Larangan/ist

0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 274
Print đź–¨

Bupati BBS Hadiri Tradisi Bekarang di Lubuk Larangan 

HALOINDONESIANEWS.COM,Muaro Jambi- Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, secara resmi membuka kegiatan tradisi Bekarang di Danau Gatal, Lubuk Larangan Desa Pematang Jering, Kecamatan Jambi Luar Kota Minggu (15/02/26) pagi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal sekaligus menjaga ekosistem perairan darat melalui sistem “Lubuk Larangan”.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga tradisi turun-temurun yang telah menjadi identitas masyarakat Muaro Jambi. Tradisi Bekarang atau menangkap ikan secara massal menggunakan alat tradisional ini biasanya dilakukan saat musim kemarau ketika debit air danau menyusut.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar menangkap ikan, tetapi juga simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat atas keberkahan alam. Melalui Lubuk Larangan, kita diajarkan untuk tidak mengeksploitasi sungai secara berlebihan,” ujar Bupati dalam acara tersebut.

Kepala Desa Pematang Jering menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Bupati. Ia berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut untuk menjadikan Danau Gatal sebagai destinasi wisata unggulan yang tetap memegang teguh aturan adat Lubuk Larangan. (Adv)

Tags: Lubuk laranganTradisi Bekarang
Previous Post

Bambang Bayu Suseno Resmi Nahkodai Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Jambi periode 2026–2031

Next Post

Program Makan Bergizi Gratis 4 Dapur di Tanjab Timur Tutup, Kepala SPPG Tuding Pihak Yayasan Mark Up Harga Bahan Baku 

Next Post
Program Makan Bergizi Gratis 4 Dapur di Tanjab Timur Tutup, Kepala SPPG Tuding Pihak Yayasan Mark Up Harga Bahan Baku 

Program Makan Bergizi Gratis 4 Dapur di Tanjab Timur Tutup, Kepala SPPG Tuding Pihak Yayasan Mark Up Harga Bahan Baku 

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id