As Roda Patah di Depan Masjid, Jamaah Sholat Jum’at, Kritik Kebijakan

HALOINDONESIANEWS.COM, Batanghari hari- Angkutan Armada Batu Bara, selain beroperasi kerap di luar jam operasional, tidak sedikit Armada Bermuatan Mengalami Patah As Roda di Bahu jalan, sehingga memakan separoh jalan Lintas Nasional. Betapa Tidak? Hampir Semua Armada Angkutan Batu Bara yang melintasi Jalan Lintas Nasional di Kabupaten Batanghari, Kesemuanya Melebihi Kapasitas Tonase, sehingga tidak sedikit terkadang dalam perjalanan Truk Bermuatan Batu Bara Menjadi Penyebab Kemacetan, dampak dari Patah As Roda Maupun terjungkir di tengah Jalan Lintas Nasional.
Tepat Di depan Masjid Mikhrojul Falah Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari Tampak Sebuah truk Bermuatan Batu Bara Patah As Roda, sehingga Menghambat Proses Perjalanan Warga saat melaksanakan Aktifitas Ibadah Sholat Jum’at. Jum’at (05/06/2026)
Sejak Kamis Malam Truk Angkutan Batu Bara Mengalami Patah As Roda Tersebut, disinyalir dampak dari Muatan yang Melebihi Kapasitas Tonase, terparkir memakan setengah dari badan jalan lintas Nasional Muara Tembesi-Sarolangun.

“Sejak Semalam ni bang patah As, ya kalau bukan muatan berlebih dak mungkinlah patah As, “Sebut Salah seorang Jamaah Saat akan melaksanakan ibadah sholat Jum’at
Sementara Jamaah sholat Jum’at lainya pun mengomentari, gegara Batu Bara nilah banyak dampak Kemacetan dan menghambat aktifitas warga di Jalan lintas Nasional.
” Nak di depan Masjid nian patah As rodanya, kan sangat mengganggu, orang slewar sliwir mau masuk ke Masjid melalui pintu masuk ini” jelas nya

Adi Pengguna jalan mengkritik kebijakan pemerintah maupun penegakan hukum yang lemah terhadap semua kenakalan Armada Truk Muatan Batu Bara, sehingga mereka semaunya melintas tanpa adanya tindakan tegas.
“ya kalau pemerintah dan penegak hukumnya tegas tentunya yang seperti ini gak ada, inikan karena mandulnya aturan yang diberlakukan” sebutnya
Sambungnya” Kita Pahamlah Pengusaha Tambang hingga Armada Angkutan Batu Bara, seolah mereka yang mengatur pemerintah maupun penegak hukum, sehingga mereka seperti tanpa adanya hambatan” tegasnya sambil melajukan kendaraan
Tamparan keras hingga kritik kinerja pemangku kebijakan, Soal Kenakalan hingga berdampak pada korban jiwa yang diakibatkan oknum oknum sopir Truk Bermuatan Batu Bara Seolah Belum Membuka Mata Bathin mereka, Akankah adanya Kolaborasi Meraup Keuntungan Segelintir Kelompok Pemangku Kebijakan, sehingga Leluasa Truk Bermuatan Batu Bara Melintasi Jalan Nasional tanpa Adanya Sanksi tegas yang diberlakukan. (yd)






Discussion about this post