Pemkab Batanghari Apresiasi Kemeriahan Grebek Suro VII Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H.
HALOINDONESIANEWS.COM, Batang Hari – Tradisi budaya Bernuansa religi digaungkan pada acara grebek suro VII Tahun 2026, dengan Kemeriahan Menyambut 1 Muharam 1448 Hijriah, yang berlangsung di Kelurahan Sridadi, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari.pada pagi Selasa (16/6/26)
Tampak Ribuan warga memadati Lapangan Sepak Bola Sridadi, untuk mengikuti pembukaan serta jalannya pawai Grebek Suro VIII Tahun 2026 tersebut.
Kegiatan berlangsung pada pukul 10.30 WIB itu diawali dengan pawai budaya , start dari ujung Pasar Baru hingga berakhir di Simpang Lapangan Sridadi.
Pawai grebek suro ini berlangsung meriah. Berbagai komunitas dan paguyuban masyarakat beraneka ragam daerah di Indonesia yang bermukim di Kabupaten Batang Hari turut ambil bagian dengan menampilkan ragam budaya Nusantara.
Tidak hanya itu, penampilan marching band dari sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Batang Hari turut memeriahkan dan menyukseskan serta menyedot perhatian masyarakat yang menyaksikan langsung di lokasi kegiatan tersebut,
Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Mula P Rambe, yang hadir mewakili Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief, mengapresiasi setingginya atas terselenggaranya Tradisi Repik Grebek Suro yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Sridadi.
“Pemerintah Kabupaten Batang Hari memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Tradisi Repik Grebek Suro yang kembali digelar secara meriah. Kegiatan ini memiliki makna mendalam, baik dari sisi keagamaan maupun pelestarian budaya daerah,” jelasnya
terdapat dua nilai penting yang dapat dipetik dari pelaksanaan tradisi tersebut. Pertama, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT karena bertepatan dengan peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Kedua, mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Kelurahan Sridadi.
“Kami sangat mengapresiasi swadaya, kekompakan, dan sinergi masyarakat. Ini menjadi bukti nilai gotong royong masih hidup kuat di tengah masyarakat kita,” sebutnya
Sebagai agenda tahunan, Pemkab Batang Hari berkomitmen terus mendukung pelaksanaan kegiatan sama lebih semakin baik dan berkembang di masa mendatang.
Puncak kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani sebagai simbol resmi dibukanya Grebek Suro VIII Tahun 2026.
Wagub Abdullah Sani dalam sambutannya berharap Tradisi Repik Suro agar dapat terus dilestarikan sebagai wadah pemersatu masyarakat sekaligus menjaga identitas budaya yang menjadi kebanggaan Kabupaten Batang Hari. (yd)





Discussion about this post