Bupati Fadhil Serahkan Kunci Rumah Layak Huni, dan Berikan Bantuan Pendidikan Kepada Anak Warga Binaan
HALOINDONESIANEWS.COM, Batanghari– Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga warga binaan pemasyarakatan. selas (4/8/2026)
Bupati Fadhil Arief, menyerahkan secara simbolis kunci rumah layak huni melalui program bedah rumah kepada penerima manfaat.
kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan pendidikan kepada 11 putra-putri warga binaan Lapas Kelas IIB Muara Bulian sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.
Kegiatan kolaboratif ini dihadiri Bupati Batang Hari, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi, unsur Forkopimda, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Ketua Baznas Kabupaten Batang Hari.
Bupati Fadhil Arief, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin, dn mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Basnaz Batanghari yang telah menyalurkan bantuan rumah layak huni dan Lapas Kelas IIB Muara Bulian.
Ia menegaskan, momentum bulan Agustus sebagai bulan kemerdekaan harus dimaknai dengan mewujudkan hak-hak seluruh warga negara secara utuh.
“Bahwa bulan Agustus ini kita tahu adalah bulan kemerdekaan, dan amanah kita jelas dalam Undang-Undang Dasar bagaimana seluruh manusia Indonesia itu mendapatkan hak-haknya secara utuh. Kami berterima kasih atas kolaborasi antara Ditjenpas Jambi dengan Pemkab Batang Hari. Ini tugas kita bersama untuk memanusiakan manusia,” katanya.
Ia menambahkan, program bedah rumah yang dilaksanakan bersama Baznas serta dukungan bagi keluarga warga binaan merupakan wujud nyata kepedulian bersama.
“Program bedah rumah ini dikelola teman-teman Baznas dan bekerja sama dengan Lapas Muara Bulian sehingga dapat terwujud dengan baik. Kita berharap warga binaan yang sudah menjalani pembinaan di Lapas ini nantinya menjadi orang yang bermanfaat di lingkungannya masing-masing,” jelasnya.
Ia menekankan kemerdekaan sejatinya harus dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali, termasuk keluarga warga binaan yang merupakan bagian dari masyarakat dan perlu terus mendapat perhatian.
“Kemerdekaan ini harus dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, dan keluarga binaan adalah bagian dari masyarakat Indonesia yang harus terus kita perhatikan,” sebutnya (red)






Discussion about this post