Rabu, 7 Oktober, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Baru Dibangun Sudah Dibongkar, Proyek Jembatan Box Culvert Rp781 Juta di Kasang Pudak Disorot Warga

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Oktober 3, 2026
in Daerah
0
Baru Dibangun Sudah Dibongkar, Proyek Jembatan Box Culvert Rp781 Juta di Kasang Pudak Disorot Warga
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 5
Print 🖨

Baru Dibangun Sudah Dibongkar, Proyek Jembatan Box Culvert Rp781 Juta di Kasang Pudak Disorot Warga

HALOINDONESIANEWS.COM,Muaro Jambi– Pembangunan box culvert di RT 25, Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, menuai sorotan masyarakat. Proyek yang menelan anggaran APBD sebesar Rp781 juta itu diduga dikerjakan tidak sesuai perencanaan hingga lantai dasar yang telah dibangun terpaksa dibongkar kembali.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat. Pasalnya, pekerjaan yang menggunakan uang rakyat dengan nilai ratusan juta rupiah semestinya didukung perencanaan matang, mulai dari survei lapangan, gambar teknis, perhitungan volume pekerjaan hingga Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Namun, fakta di lapangan justru menimbulkan tanda tanya. Lantai dasar yang sudah dikerjakan dikabarkan harus dibongkar dengan alasan kedalaman konstruksi dinilai belum mencukupi.

“Informasi yang beredar di masyarakat juga menyebutkan bahwa panjang box culvert semula dikerjakan sekitar 6 meter, padahal kebutuhan di lapangan diduga mencapai 8 meter.” ujar Sis warga setempat.

Pembongkaran pekerjaan yang sudah dilakukan memunculkan kekhawatiran terjadinya pemborosan anggaran.

Berapa banyak sak semen, besi, pasir, serta material konstruksi lainnya yang terbuang akibat pekerjaan yang harus dibongkar? Belum lagi biaya tenaga kerja dan waktu pelaksanaan yang sudah dikeluarkan.

Jika pembongkaran tersebut terjadi akibat kekeliruan perencanaan atau pelaksanaan, tentu perlu ada penjelasan dan evaluasi dari pihak terkait.

Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi tidak hanya melakukan pengawasan di atas kertas, tetapi turun ke lapangan memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi kontrak.

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah lambannya progres pembangunan. Meski pekerjaan telah dimulai, hingga sekitar satu bulan berjalan, warga menilai belum terlihat perkembangan pembangunan yang berarti.

“Proyek ratusan juta rupiah hanya 4 orang pekerja, sampai musim hujan datang pembangunan proyek Box Culvert ini diragukan selesai tepat waktu.” Kata salah satu warga.

Padahal, berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan ini memiliki masa pelaksanaan 126 hari kalender dengan kontrak tertanggal 19 Agustus 2026.

Proyek dengan nama pekerjaan Pembangunan Box Culvert RT 25 Desa Tanjung Nangko tersebut dilaksanakan oleh CV Gemilang Bersaudara dengan nomor kontrak 630/19/DPUPR-BM/2026.

Keterlambatan atau minimnya progres di lapangan menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Terlebih, jembatan tersebut merupakan akses penghubung wilayah Tanjung Nangko Kasang Pudak menuju Kota Jambi.

Jika pembangunan tidak segera dikebut, masyarakat berpotensi menghadapi kesulitan mobilitas, terutama ketika intensitas hujan meningkat.

Kondisi lokasi proyek yang berada di kawasan aliran air menjadi perhatian serius masyarakat. Saat musim hujan tiba, debit air berpotensi meningkat dan kondisi tanah di sekitar pekerjaan bisa semakin sulit ditangani.

Apalagi, jembatan tersebut menjadi salah satu akses penting bagi warga yang beraktivitas menuju Kota Jambi. Warga berharap pihak APH turut memantau pekerjaan pembangunan jembatan Box Culvert tersebut. (Red)

Previous Post

Pengamanan Eksekusi PT BSU Mandul, Polemik Mutasinya Kapolda Jambi

Next Post

Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2027, Pesan Gubernur Al Haris ke OPD: Fokus, Efektif, Efisien dan Berdampak

Next Post
Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2027, Pesan Gubernur Al Haris ke OPD: Fokus, Efektif, Efisien dan Berdampak

Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2027, Pesan Gubernur Al Haris ke OPD: Fokus, Efektif, Efisien dan Berdampak

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id