Haloindonesianews.com – Mantan terpidana korupsi sekaligus politikus PDIP, Emir Moeis telah ditunjuk menjadi seorang komisaris di salah satu anak perusahaan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Emir sendiri menjadi komisaris sejak Februari lalu, namun pengangkatannya menuai banyak kritik dari masyarakat, mengingat statusnya sebagai mantan koruptor.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengaku kecewa dan menyayangkan adanya mantan koruptor yang diangkat menjadi komisaris di perusahaan milik negara. Menurut Sahroni, hal ini sangat berlawanan dengan prinsip good corporate governance di perusahaan dan menciderai nilai penting dari integritas.
“Saya kecewa dengan penunjukkan ini, apalagi yang melakukan adalah perusahaan plat merah, yang sebenarnya adalah milik negara. Rakyat di manapun juga pasti terluka nuraninya melihat mantan koruptor kok bisa jadi orang penting di BUMN?,” ujar Sahroni.
Source : Jawa Pos






Discussion about this post