Kominfo Jambi dan Kominfo Batanghari Tandatangani Kerjasama dan Penyerahan Aplikasi SIDIA
HALOINDONESIANEWS, JAMBI –Untuk penguatan peran validata dalam penyelenggaraan statistik sektoral, baik di TI provinsi Jambi maupun kabupaten/kota perlu didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai agar data yang dihasilkan dapat diseminasi ke masyarakat.

Dalam upaya peningkatan peran validata statistik sektoral dalam pengelolaan datanya, Dinas komunikasi dan informasi ( Kominfo) Provinsi Jambi melakukan kerjasama dengan dinas Kominfo Kabupaten Batanghari dalam hal berbagi pakai aplikasi Sidia (Sistem Informasi Data induk Andalan).
Baca juga :
- Komisi Informasi Jambi Gelar Pertemuan Persiapan Penyusunan Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2022
- Pastikan Transparansi Informasi Diskominfo Provinsi Jambi Gelar FGD PPID di Kabupaten Merangin
- Komisi Informasi Jambi Gelar Pertemuan Persiapan Penyusunan Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2022
Sebagai bentuk kerjasama tersebut dilakukan penandatanganan dan Serah Terima Aplikasi Sistem Informasi Data Induk Andalan (SIDIA) dari Diskominfo Batanghari ke Diskominfo Provinsi Jambi , Bertempat di Ruang COC Dinas Kominfo Batanghari. Jum’at,8 April 2022
Kabid Informasi Publik dan Statistik Provinsi Jambi Sabri Yanto,S.H,.M.H dalam keterangan resminya mengatakan “Dengan dilakukan kerjasama tersebut Kita bisa berbagi pakai aplikasi-aplikasi data sektoral karena dinas Kominfo itu merupakan Walidata untuk data sektoral yang ada di pemerintah masing-masing kabupaten/kota dan provinsi Jambi jadi dengan adanya data induk Andalan SIDIA ini, kita telah melaksanakan undang-undang dari Perpres nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia,”
Maka kami dari Kominfo Jambi, Alhamdulillah telah difasilitasi dinas Kominfo Kabupaten Batanghari yang telah melaksanakan dan menggunakan aplikasi satu data untuk kabupaten Batanghari yakni aplikasi SIDIA, kami dari provinsi Jambi telah melakukan juga dengan Aplikasi yang sama dan kerjasama ini diharapkan aplikasi yang ada di provinsi Jambi bisa di manfaatkan oleh kabupaten/kota lainnya. “ujar Sabri Yanto
(Janiarto)






Discussion about this post