Pinjaman KUR Tahun 2023 Tanpa Anggunan
HALOINDONESIANEWS, Muaro jambi – Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Tenaga Pendamping Usaha Provinsi Jambi mengelar Pelatihan Manajemen Usaha Perikanan Akses Permodalan tahun 2023.
Kegiatan yang dilaksanakan di Saung Serikat Petani Indonesia (SPI) Jambi RT 34 Kasang Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi, pada Rabu malam (12/04), diikuti oleh anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Nilam Sari dan Harapan Jaya.
Muhammad Usman, Tenaga Pendamping Usaha Kementerian Perikanan dan Kelautan wilayah Muaro Jambi mengatakan “mayoritas permasalahan pembudidaya perikanan saat ini adalah permodalan serta terbatasnya pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia dalam hal management usaha.

“Malam ini, saya memberikan pelatihan kepada para petani ikan bagaimana cara mengatasi persoalan managerial, meningkatkan kemampuan dalam hal mengembangkan modal usaha meningkatkan sarana dan prasarana pengolahan dan pemasaran perikanan.” ujar Usman
“Informasi aturan terbaru untuk KUR Tahun 2023 plafon dibawah 100 juta tidak pakai anggunan.”tambah Usman
Mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2023 dari mulai penjelasan suku bunga dan syarat pengajuan pinjam uang Rp 50 juta.
Sebagai informasi, Bank BRI telah resmi membuka KUR BRI 2023 pada 6 Maret 2023 lalu, untuk membantu para pelaku UMKM yang ingin melakukan pinjaman modal kerja.
Syarat pinjaman dengan plafon Rp 50 juta tak perlu pakai jaminan.
Pengajuan pinjaman ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang memenuhi syarat KUR BRI Mikro.
Syarat yang harus dipenuhi itu sebelum mengajukan pinjaman KUR BRI, adalah:
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Memiliki usaha atau pekerjaan yang stabil minimal 6 bulan terakhir
Bank BRI memang menyediakan pinjaman KUR maksimal Rp 500 juta dengan bunga 6 persen PA dengan jangka waktu pelunasan hingga 24 bulan. Namun, untuk beberapa KUR Bank BRI seperti KUR BRI Mikro, pinjaman yang diberikan kepada nasabah tidak menggunakan agunan atau jaminan.
“Bukan cuma Bank BRI beberapa bank lainnya pun juga memberikan program pinjaman tanpa anggunan, tentunya dengan syarat dan ketentuan berlaku “pungkasnya

Ketua SPI Provinsi Jambi, Sarwadi menyambut baik digelarnya kegiatan pelatihan dari Tenaga Pendamping Usaha Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Terima kasih, atas pelatihan management usaha dan Akses Permodalan dari Pendamping Usaha Kementerian Kelautan dan Perikanan provinsi Jambi sangat bermanfaat bagi petani yang membutuhkan informasi soal permodalan nanti akan kita upayakan lagi pertemuan sosialisasi sehingga program dari pemerintah tersampaikan kepada masyarakat.”kata Sarwadi
(Janiarto)






Discussion about this post