Sebanyak 128 Siswa Baru SMA Negeri 17 Muaro Jambi Ikuti Aktivitas Belajar
HALOINDONESIANEWS,MUARO JAMBI – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 17 Muaro Jambi yang berlokasi di Desa Kasang Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi tahun ini mulai melakukan aktifitas belajar mengajar.
Di angkatan pertama tahun 2023, SMA negeri 17 Muaro Jambi menerima sebanyak 128 siswa dengan 4 Rombel.
Kepala sekolah SMA negeri 17 Muaro Jambi Eko Purwadi mengatakan bahwa kegiatan belajar mengajar sudah aktif mulai dari pekan kemarin.
“Alhamdulillah, Antusias siswa untuk belajar di sekolah baru ini cukup luar biasa, sebanyak 128 siswa kita terima saat PPDB kemarin kita utamakan dari warga Kasang Pudak dan sekitarnya.” ujar Kepsek
Dengan keterbatasan sekolah baru Pihaknya juga sudah mengusulkan penambahan gedung untuk ruang majelis guru, pagar dan sarana penunjang lainnya.
“Insya Allah untuk ruang majelis guru tahun ini di bangun, saya harap gedung baru lainnya segera menyusul di bangun sehingga proses belajar mengajar berjalan tanpa kendala dan meningkatkan kwalitas siswa sehingga bisa meraih prestasi.” ujar Eko
Adanya SMA Negeri 17 Muaro Jambi ini membuat warga Kumpeh Ulu lega dan merasa terbantu pasalnya selama ini selalu terkendala Zonasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Muaro Jambi Toha , banyak sekali manfaat positif adanya sekolah SMA negeri di Kumpeh Ulu.
“Akibat zonasi banyak siswa yang mengalami kendala untuk masuk sekolah negeri, dengan adanya SMA Negeri 17 Muaro Jambi ini tentunya memudahkan siswa mendapatkan pendidikan dan program pemerintah untuk mencerdaskan bangsa semakin optimal dan bisa meningkatkan kesejahteraan warga.”ujar Toha
Baca juga:
- Reses di Kumpeh Ulu, Ririn Novianty Tinjau Lokasi Pembangunan SMA dan Berikan Bantuan Kursi Roda
- Ririn Novianti: Tahun ini Pembangunan SMA Baru di Kasangpudak akan Terealisasi
Terpisah, Anggota DPRD Provinsi Jambi Ririn Novianty mengatakan “Selamat atas terlaksananya proses belajar mengajar angkatan pertama di SMA Negeri 17 Muaro Jambi, semoga keberadaannya semakin mencerdaskan anak bangsa.”
Dirinya juga berharap agar pihak dinas pendidikan provinsi Jambi dan Sekolah agar memprioritaskan tenaga pendidik khususnya honorer dari warga setempat.
“Sebaiknya tenaga pendidik khususnya honorer diprioritaskan dari warga setempat dan sekitar sekolah karena kita sama-sama tau berapa pendapatan tenaga honor sebulan kalau berdomisili jauh tentu tidak sesuai, saya yakin warga setempat tidak kalah SDM nya dengan daerah lain.” pungkas Ririn.
(Janiarto)






Discussion about this post