Sabtu, 30 Mei, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Markas Pesawat Pembom Nuklir China Berjarak Kurang Dari 700 Km Dari Kepulauan Natuna

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Januari 9, 2021
in Internasional
0
Markas Pesawat Pembom Nuklir China Berjarak Kurang Dari 700 Km Dari Kepulauan Natuna
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 7.533
Print 🖨

Haloindonesianews.com – Rupanya, China telah mempersiapkan diri jika perang meletus karena klaim Nine Dash Line mereka di Pasifik.

Dikutip dari PLA Daily, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China diketahui sejak 2014 telah membangun pangkalan militer di Fiery Cross Reef.
Fiery Cross Reef merupakan terumbu karang yang menonjol ke permukaan laut dan terletak di Kepulauan Spratly.
China memang sengaja mengubah terumbu karang tersebut menjadi pangkalan militer terpadu karena letaknya amat strategis bagi kepentingan klaim Nine Dash Line.
Di sana ada landasan udara sepanjang 3,3 km yang bisa didarati berbagai macam pesawat militer.
Sebagaimana diberitakan Zonajakarta.com dalam artikel, “Lebih Berbahaya dari Kapal Selam, Pembom Nuklir China Bermarkas di Pulau yang Tak Jauh dari Natuna”, sejak tahun 2016 lalu pangkalan ini selesai dibangun dan sekarang sudah beroperasi.
Empat tahun beroperasi, sampai saat ini Fiery Cross Reef menjadi pangkalan aju bagi satuan AL China ketika beroperasi di Laut China Selatan (LCS).
Beberapa jet tempur juga disinyalir ditempatkan di Fiery Cross Reef.
Perlu diwaspadai juga jika Fiery Cross Reef mempunyai kemampuan mengoperasionalkan pesawat pembom nuklir China Xian H-6.
H-6 sendiri mempunyai radius jelajah mencapai 1.800 – 6.000 km dan mampu membawa Rudal Balistik Dongfeng -21D atau rudal supersonic CJ-100 dengan radius tembak 1.500 km.
Angka yang mengkhawatirkan karena Fiery Cross Reef ini hanya berjarak kurang dari 700 km dari pulau Natuna milik Indonesia.
Bukan tidak mungkin di masa depan tidak hanya kapal coast guard saja yang merangsek memasuki Natuna Utara namun pembom nuklir H-6 juga bakal ikutan lantaran sebagian ZEE Indonesia di sana diklaim dalam Nine Dash Line.
Rasa-rasanya memang tepat TNI membangun Batalyon Komposit di Natuna untuk mengantisipasi pergerakan militer China dari Fiery Cross Reef.
(Jan)
Tags: Pangkalan militer pembom nuklir China
Previous Post

Pesawat Sriwijaya Air Tujuan Pontianak Jatuh Di Kepulauan Seribu

Next Post

Diduga Bagian Tubuh Manusia Di Temukan Di Sekitar Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 282

Next Post
Diduga Bagian Tubuh Manusia Di Temukan Di Sekitar Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 282

Diduga Bagian Tubuh Manusia Di Temukan Di Sekitar Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 282

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id