Sabtu, 18 April, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Tantang TNI, Anggota Ormas ini Mukanya Jadi Bonyok

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Juli 23, 2021
in Daerah, Hukrim, Hukum, Nusantara
0
Tantang TNI, Anggota Ormas ini Mukanya Jadi Bonyok
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 1.882
Print đź–¨

HALOINDONESIANEWS.COM – Beberapa waktu yang lalu, beredar sebuah video yang menampakkan seorang pria dengan wajah babak belur memegang secarik kertas.

Dia pun tampak membacakan isi surat yang berisi permohonan maaf atas aksi arogansi yang telah ia lakukan kepada anggota TNI.

Usut punya usut, pria tersebut rupanya telah berani menantang anggota Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM).

Belakangan, sosok pria dalam video tersebut diketahui merupakan seorang anggota organisasi masyarakat (ormas) berinisial AS.

Melansir VIVA Jumat (23/7/2021), pria sok jagoan itu sempat menggeber motor di depan Mako Yonif Raider 303 dari arah Bungbulang ke arah Garut.

Tak hanya mengendarai motor dengan arogan, knalpot motor AS juga bersuara bising sehingga sangat mengganggu.

Padahal terdapat aturan bahwa kendaraan harus mengurangi kecepatannya di daerah militer.

Anggota Yonif Raider 303 pun menghentikan kendaraan AS dan menegurnya namun malah dibalas dengan nada tinggi oleh AS.

Tak lama setelahnya, beredar tangkap layar status WhatsApp milik AS yang ternyata masih tidak terima dengan teguran anggota Yonif Raider 303.

Tulisan AS itu dalam bahasa Indonesia berarti:

“Dikira saya manusia biasa oleh TNI baru, saya merendah saja dulu, nanti akan tahu siapa saya, tunggu saja, Anda loreng hijau, saya loreng oranye, berani diadu sekalipun,” tulisnya.

Setelah itu, anggota Yonif Raider 303 langsung mengamankan AS dan meminta klarifikasi terkait status tersebut.

Dengan wajah babak belur, AS meminta maaf dan mengakui kesalahannya serta berjanji tidak akan mengulanginya kembali. (*)

Tags: OrmasTNI
Previous Post

Nikmatnya Rasa Raja Buah Asal Desa Penyambungan Tanjabbar

Next Post

Kapolres Muaro Jambi Pimpin Apel dan Berikan Bansos di Jaluko

Next Post
Kapolres Muaro Jambi Pimpin Apel dan Berikan Bansos di Jaluko

Kapolres Muaro Jambi Pimpin Apel dan Berikan Bansos di Jaluko

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id