Pangdam II/Sriwijaya Kunker ke Korem 042/Garuda Putih
HALOINDONESIANEWS,JAMBI — Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi meninjau langsung pelaksanaan kegiatan serbuan vaksinasi massal bagi masyarakat Jambi di Balai Prajurit Korem 042/Garuda Putih (Gapu), Jambi, Kamis (16/9/2021).
Didepan Pangdam II/Sriwijaya, Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, untuk vaksinasi di Jambi sudah mencapai target 70 persen.
“Ini bertanda tingkat kesadaran masyarakat sudah mulai bagus terhadap vaksinasi ini, dan semkain banyak vaksinasi ini semakin turun angka kasus kita,” ujarnya.
Al Haris juga menyampaikan, saat ini di wilayah Jambi sudah 10 kabupaten/kota zona kuning dan 1 yang masih berstatus zona orange, yaitu Kota Jambi.
“Kita berharap kedepannya Kota Jambi bisa zona kuning juga seperti yang lain, dan insyallah semakin hari semakin baik,” ungkapnya.
Gubernur juga berharap kedepannya angka Covid-19 di Provinsi Jambi bisa turun drastis nantinya.
“Kita berharap, sampai akhir September ini, angka Covid-19 di Jambi bisa turun drastis. Kemudian zonanya nantinya ada yang zona hijau,” pungkas Al Haris.
Sebelumnya, didampingi Gubernur Jambi Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli serta Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Pangdam berterimakasih kepada masyarakat Jambi yang telah mengikuti vaksin yang digelar di Korem 042/Gapu.
Selain itu, Agus juga berterimakasih kepada para tenaga kesehatan (nakes) sebagai vaksinator yang tidak mengenal lelah dalam upaya pemerintah memutus mata rantai Covid-19 di Provinsi Jambi.
Menurutnya, setelah dilakukannya vaksinasi ini masyarakat harus bisa menerapkan pola hidup sehat.
“Istirahat yang cukup, pola makan yang baik, berolahraga yang teratur,” kata Agus.
Pangdam juga mengatakan, jika kita memiliki imun yang baik maka kita tidak akan mudah diserang penyakit.
“Seperti halnya flu, kalau dulu kita takut, ternyata dengan obat ini langsung sembuh. Sekarang sudah berubah semua menjadi endemis saja. Sehingga hal tersebut bukan menjadi pandemi lagi nantinya,” tutur Agus.
(Janiarto)






Discussion about this post