Minggu, 3 Mei, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Polisi Tangkap 5 Tersangka Kasus Tawuran yang Menewaskan Pelajar SMK di SPBU MedanĀ 

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Desember 8, 2022
in Berita, Daerah, Hukrim, Kriminal
0
Polisi Tangkap 5 Tersangka Kasus Tawuran yang Menewaskan Pelajar SMK di SPBU MedanĀ 

Polisi Tangkap 5 Tersangka Kasus Tawuran yang Menewaskan Pelajar SMK di SPBU MedanĀ /IST

0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 1.465
Print šŸ–Ø

Polisi Tangkap 5 Tersangka Kasus Tawuran yang Menewaskan Pelajar SMK di SPBU MedanĀ 

HALOINDONESIANEWS.COM, MEDAN – Polrestabes Medan menangkap dan menetapkan lima tersangka kasus pembunuhan terhadap seorang pelajar SMK Negeri 9 Medan.

Para tersangka kasus pembunuhan ini adalah SA alias Padang, RML, KEG, JS, dan ALN.

Mereka merupakan mantan siswa SMK Eka Prasetya yang terlibat tawuran hingga mengakibatkan satu pelajar tewas.

Diketahui, seorang pelajar SMK Negeri 9 tewas usai terlibat tawuran di sebuah SPBU di Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia Kecamatan Sunggal, Sumatra Utara, Jumat (25/11/2022) siang.

Korban yang bernama Eko Farid Azam (15), meninggal karena kehabisan darah setelah ada luka di paha kirinya.

Pelaku diamankan polisi

Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda menjelaskan jika kasus pembunuhan ini berawal dari aksi tawuran antara dua sekolah yakni SMK Negeri 9 dan SMK Eka Prasetya.

“Dari SMKN 9 termasuk korban ini menuju ke SMK Eka Prasetya, di sana terjadi aksi lempar-melempar,” ujarnya.

Karena merasa kalah jumlah, pasukan dari SMK Negeri 9 kabur melarikan diri.

Korban ketika itu melarikan diri bersama temannya ke SPBU untuk mengisi bensin.

Namun keberadaan korban diketahui oleh siswa SMK Eka Prasetya dan korban dianiaya hingga tewas.

Menurutnya, tawuran antara kedua sekolah ini sudah direncanakan oleh masing-masing pelajar sekolah melalui obrolan WhatsApp.

“Jadi untuk pemicu kejadian tawuran ini dari hasil penyelidikan sementara, memang para pelajar ini sudah merencanakan untuk tawuran antar sekolah,” terang Kapolres.

Ia menambahkan jika kedua sekolah ini sama-sama memiliki dendam dari kejadian tawuran sebelumnya.

Duka mendalam dialami oleh ibu korban, Reni ketika mendengar kabar anak tunggalnya meninggal dunia.

Reni merupakan tunawicara yang bekerja sebagai pencuci piring dari rumah ke rumah.

Ia membesarkan korban sendirian setelah ditinggal oleh suaminya. (Red)

Tags: Tawuran pelajar
Previous Post

Wagub Sani: Kejurprov Tarung Derajat Upaya Lahirkan Atlet BerprestasiĀ 

Next Post

Hati-hati Modus Penipuan Ngaku dari PLN, Bisa Sedot Uang di RekeningĀ 

Next Post
Hati-hati Modus Penipuan Ngaku dari PLN, Bisa Sedot Uang di RekeningĀ 

Hati-hati Modus Penipuan Ngaku dari PLN, Bisa Sedot Uang di RekeningĀ 

Discussion about this post

Halo Indonesia News

Ā© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

Ā© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id