Selasa, 26 Mei, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

SPI Jambi Kutuk Keras Penganiayaan Sekuriti PT Kaswari Unggul Kepada 7 Petani

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Februari 10, 2023
in Berita, Daerah, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Sosial
0
SPI Jambi Kutuk Keras Penganiayaan Sekuriti PT Kaswari Unggul Kepada 7 Petani

Ilustrasi

0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 1.994
Print 🖨

SPI Jambi Kutuk Keras Penganiayaan Sekuriti PT Kaswari Unggul Kepada 7 Petani

HALOINDONESIANEWS, TANJABTIM –  Ketua DPW Serikat Petani Indonesia (SPI) Jambi Sarwadi mengutuk keras tindakan premanisme, penganiayaan dan pengeroyokan tujuh orang petani di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. yang dilakukan oleh kurang lebih lima puluh sekuriti PT. Kaswari Unggul di lahan garapan perjuangan petani SPI Kamis (9/2/2023)

“Kita mengutuk keras perbuatan premanisme, penganiayaan dan pengeroyokan yang di alami oleh tujuh orang petani SPI di Tanjabtim.yang di lakukan oleh kurang lebih lima puluh sekuriti PT Kaswari Unggul,” kata Sarwadi. Kamis (9/1/2023)

Sarwadi, Ketua SPI Jambi (kaos hitam) /Haloindonesianews.com

“Kita akan mengawal dan memastikan kasus ini harus di usut sampai tuntas oleh pihak berwajib, kita juga akan menyiapkan tim yang akan bekerja secara khusus atas kasus ini, karena ini sudah tidak manusiawi lagi,”ujarnya.

PT. Kaswari Unggul merupakan perusahaan sawit yang sudah dua puluh tahun lebih tidak memiliki izin Hak Guna Usaha (HGU).

Pada hari Kamis sekitar pukul 08.30 Wib, petani yang sedang berada di pondok di datangi oleh sekitar lima puluh sekuriti PT. Kaswari Unggul, salah satu sekuriti memerintahkan agar petani membongkar pondok yang sudah mereka bangun secara kolektif.

Selain menyuruh petani membongkar pondok, beberapa tanaman Pengan petani sudah di rusak terlebih dahulu.

Salah satu Petani, Saipudin (34), bersikukuh tidak mau membongkar pondoknya, mengalami tindakan yang tidak manusiawi, lehernya dipiting dan dibanting, setelah dibanting Saipudin dihujani oleh pukulan dan tendangan dari sekuriti PT. Kaswari Unggul.

Melihat rekannya dianiaya oleh sekuriti, para petani lain mencoba untuk membantu, namun karena kalah jumlah, para petani mengalami nasib nahas dan turut menjadi bulan-bulanan para sekuriti.

Sekuriti PT. Kaswari Unggul lakukan penganiayaan Kepada 7 Petani/ ist

Tidak berhenti sampai di situ, Saipudin yang sudah lemah ditarik dan dilempar dari atas pondoknya ke bawah oleh sekuriti PT. Kaswari Unggul.

Saat sudah dibawah pun, salah satu sekuriti PT. Kaswari Unggul masih mencoba melakukan penganiayaan terhadap Saipudin dengan mencoba menikamkan senjata tajam ke dada Saipudin, beruntung Saipudin masih bisa menahan tikaman tersebut dengan tangannya.

Beberapa petani SPI yang sempat merekam kejadian tersebut mengunakan Handphone turut mengalami tindakan kekerasan, HP nya di rampas dan videonya dihapus.

Selain Saipudin, nasib nahas pun turut dialami oleh Sogini (63), saat itu Sogini sedang dalam perjalanan ke kebunnya terkejut melihat pondok dan tanamannya telah dirusak.

Sogini bermaksud menanyakan perihal tersebut kepada sekuriti PT. Kaswari Unggul, namun bukan jawaban yang  terima melainkan tamparan, pukulan dan injakan melayang ke tubuh renta Sogini.

Akibat peristiwa tersebut, Saipudin dan petani lainnya telah melaporkan perbuatan sekuriti PT Kaswari Unggul ke pihak Polres Tanjung Jabung Timur.

Kepala Biro Pendidikan SPI Jambi, Yoggy E. Sikumbang, kepada media mengatakan “Peristiwa Biadab ini adalah salah satu dari lambatnya proses penyelesaian konflik agraria di Provinsi Jambi khususnya di Tanjung Jabung Timur.”

“Kita telah menyusun kronologis, menyiapkan alat bukti, serta sudah membentuk tim khusus atas kasus ini, kejadian ini merupakan preseden buruk dan sangat memilukan ditengah upaya penyelesaian konflik agraria sedang berjalan namun pihak PT. Kaswari Unggul kembali memperlihatkan arogansinya.” pungkasnya. ( Jan/*)

Tags: PenganiayaanPetaniPT Kaswari UnggulSerikat Petani IndonesiaSPI JambiTanjabtim
Previous Post

PJ Bupati Buka Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis SIPD Tahun 2023

Next Post

Gubernur Jambi Sambut 9 Siswa Peraih Medali Emas Tingkat Dunia Kompetisi Inovasi Pelajar

Next Post
Gubernur Jambi Sambut 9 Siswa Peraih Medali Emas Tingkat Dunia Kompetisi Inovasi Pelajar

Gubernur Jambi Sambut 9 Siswa Peraih Medali Emas Tingkat Dunia Kompetisi Inovasi Pelajar

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id