Ibu Siswi SMA Korban Perundungan di Batanghari, Tuntut Pelaku Segera Diproses Hukum
Haloindonesianews.com, BATANGHARI- Kasus dugaan bully atau tindak perundungan terjadi dikalangan pelajar terjadi di Kecamatan Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi.
‘NH’ siswi kelas 10 SMA Negeri 2 Batanghari trauma setelah bekelahi yang menjadi tontonan teman sekolahnya.
Dalam video yang beredar, tampak dua siswi SMA 2 Batanghari berkelahi menjambak rambut di kelurahan pasar Tembesi, Kabupaten Batanghari.
Erni Susanti orang tua NH histeris menangis saat melihat video anaknya yang di pukul dan dijambak rambutnya hingga di hentakkan ketanah, oleh ‘S’ teman sekelas anaknya.
Erni nyaris pingsan dan tidak terima anaknya di perlakukan sedemikian.
“Tak sanggup saya melihat vidio itu. Anak saya diperlakukan seperti itu, tanpa ada yang melerai,”ujar Erni saat dijumpai wartawan di rumahnya, Senin, 30 Oktober 2023.
Erni menceritakan, bahwa teman anaknya berinisial ‘S’ itu diduga menganiaya anaknya, dan peristiwa itu direkam oleh siswa lain.
Baca juga:
“Anak saya mengalami trauma dan takut untuk ke sekolah lantaran mendapat ancaman dari temennya itu,”jelas Erni.
Erni meminta kasus tersebut ditangani cepat pihak kepolisian dan diberikan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.
Erni yang terasa sesak jantungnya melihat putrinya yang diperlakukan sedemikian, sehingga Erni berharap adanya penyelesaian secara hukum.
“Saya berharap kasus yang menimpa anak saya diproses hukum,”tandas Erni.
Dalam dua video berdurasi 34 detik dan 18 detik, dua orang siswi SMA tengah berkelahi dan saling menjambak rambut di kebun warga.
Diketahui ada beberapa siswa siswi lain di lokasi tersebut yang merekam dan menyaksikan perkelahian tersebut pada Sabtu sore, 28 Oktober 2023, Namun sayangnya tidak ada satupun yang melerai kejadian tersebut.
Dimana korban yang masih duduk dikelas 10 tersebut dilaporkan telah dipukul, dijambak serta dihempaskan kepalanya oleh pelaku.
Waktu di sekolah pada Sabtu 28 Oktober 2023 bermula selesai bantu guru dari kantor, Kemudian wadah air minum jatuh didepan pintu, kemudian berhenti depan pintu, disitu pelaku mau lewat, sempat bilang ‘minggir kau, kalau dak ku terjang kepalak kau’. Pelaku tersebut mengajak adiknya bertemu sepulang sekolah.
Saat pulang sekolah, NH dijemput Sehingga pelaku dan korban tidak jadi bertemu, Namun korban kembali ke sekolah di sore harinya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
Setelah pulang, korban dan temannya diajak ke kebun yang tidak ketahui lokasi persisnya, Kemudian terjadi perkelahian.
Hingga korban dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Medika. Setelah dilakukan pengecekan, NH mengalami luka gores dileher dan menderita sakit di kepalanya. (Yadi)






Discussion about this post