SPBU Pall V Tembesi Tanpa Pelangsir Solar, Lancar dan aman
Haloindonesianews.com, Batanghari – Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di simpang Pall V Kelurahan Kampung baru Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, sejak dihentikannya aktifitas angkutan armada batu bara, melintasi jalan lintas nasional terlihat normal aktifitas SPBU, pelangsir BBM subsidi berjenis solar yang biasanya mengantri panjang, bahkan kerap mengakibatkan kemacetan dampak dari antrian kendaraan pelangsir BBM berjenis Solar.
“Kalau seperti ini dari dahulu aman bang, biasanya kalau armada angkutan batu bara melintas, SPBU ini dipenuhi kendaraan pelangsir, sejak tidak beraktifitas armada batu bara pengisian BBM di pom sini normal” sebut Anto pengisi BBM di SPBU Pall V tembesi
Walaupun sepi pengisi BBM subsidi di SPBU Pall V tembesi, namun di sepanjang simpang jalan lintas Pall V tembesi menuju kabupaten Tebo banyak pedagang eceran menyediakan bahan bakar solar yang diduga hasil melangsir dari SPBU.
Bahan bakar minyak yang bersubsidi tidak hanya tersedia solar saja melainkan BBM berjenis pertalite, yang merupakan bahan bakar yang disubsidi pemerintah, selain solar, Pertalite turut menjadi sasaran pelangsir, dengan menggunakan sepeda motor yang memiliki tangki besar, bahkan tidak jarang ditemukan adanya pelayanan pengisian BBM berjenis pertalite oleh operator dengan mengisi jerigen bermuatan lima hingga sepuluh Liter, sementara kebutuhan BBM pertalite diketahui banyak menjadi kebutuhan kendaraan warga.
Baca juga:
- Bupati Fadhil Dukung Gubernur Al Haris Stop Angkutan Batubara Melintas di Jalan Nasional
- Miris, Tiga Dusun di Desa Bungku Kabupaten Batanghari Belum Teraliri Listrik
” Kerap kita lihat adanya pelangsir pertalite menggunakan kendaraan yang memiliki tank besar, itu kan disedot lagi bang untuk dijual, selain itu sering kita temui saat mengisi BBM, operator mengisi galon ukuran lima hingga sepuluh liter” sebutnya Minggu (21/01/24).
Sementara Hamdi manajer pengawas SPBU Simpang Pall V tembesi Tidak merespon saat di konfirmasi melalui via WhatsApp, bahkan beberapa kali di telpon tidak merespon, seakan sengaja mendiamkan dan tidak ingin menjawab pertanyaan yang akan dikonfirmasi. (Riyadi)






Discussion about this post