Tidak Berasal dari Pertamina dan Tidak Ada Laporan Aktivitas Melalui Sungai, Dari Manakah Sumber Minyak PT SBHM?
HALOINDONESIANEWS.COM, JAMBI- Banyaknya pelaku usaha minyak industri atau transportir di provinsi jambi dari berbagai merk atau nama perusahaan membuat beberapa awak media menelusuri bagai mana prosedur kerja sama pertamina dengan pelaku usaha transportir atau pengusaha minyak industri yang sesuai prosedur dan aturan yang ada di Indonesia salah satunya PT SBHM yang yang ada di provinsi jambi sangat jelas terlihat memiliki tangki besar atau mirip depot dengan nama perusahaan PT SBHM yang berada di Desa Niaso Kabupaten Muaro jambi.
Berbekal beberapa informasi , pada hari Senin (12/02/24) awak media mencoba melakukan penelusuran ke PT. Pertamina (Persero) Fuel Terminal Jambi, kasang, jambi timur, kota jambi.
Dari hasil penelusuran awak media mewawancara Agus sebagai Sales Representative Pertamina Patra Niaga Jambi,
“Diduga PT. SBHM saat ini tidak bermitra dengan Patra Niaga Pertamina. ” Setahu saya saat ini Pertamina Patra Niaga tidak bermitra dengan PT. SBHM. Dulu saya pernah mendengar PT tersebut bermitra tapi saat ini sepertinya sudah tidak bermitra”, ujar Agus
Keterangan yang hampir sama juga disampaikan Heri, Kepala Security Depot PT. Pertamina (Persero) Fuel Terminal Jambi juga menyampaikan bahwa tidak melihat mobil tangki PT. SBHM beraktivitas di depot Pertamina tersebut. “Saya Kepala Security disini, tentu saya mengetahui mobil tangki industri dari PT mana saja yang masuk ke depot pertamina ini”, ucap Heri

ketika mendengarkan hasil rekaman wawancara awak media dengan di duga Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan bahwa PT. SBHM Tidak ada kerja sama atau tidak terdaftar di tempat kita.
Berbekal informasi tersebut awak media mencoba mendalami lagi informasi ke pelabuhan talang duku Syahbandar terkait PT. SBHM.

Dari keterangan Humas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Talang Duku Jambi Rifki menyampaikan bahwa PT. SBHM memiliki izin akan tetapi diduga belum ada aktivitas bongkar muat yang tercatat oleh pihak Syahbandar saat ini.
“Izin ada namun tidak ada laporan aktivitas” sambung Rifki.
Ketika awak media melakukan beberapa kali pemantauan langsung ke lokasi PT. SBHM di Niaso, Muaro Jambi, terlihat ada sebuah Kapal bersandar di Dermaga mandiri di belakang gudang dengan tangki bahan bakar yang besar yang diduga merupakan depot PT. SBHM di desa Niaso, Muaro Jambi.

Kemudian awak media melakukan wawancara dengan Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Provinsi Jambi terkait informasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jambi Lukman, menyampaikan sesuai Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Jambi Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat PBB-KB adalah pajak atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor. Dimana dalam kewajiban pajaknya ada namanya Wajib Pungut dan Non Wajib Pungut.
“Pengusaha Kena Pajak yang mempunyai SK Wajib Pungut dapat melakukan pemungutan dan pelaporan Pajak. Dalam pelaporannya harus menggunakan faktur minyak. Untuk itu harus diketahui secara jelas dari mana sumber minyak masuk dan minyak keluar, jumlah yang diangkut atau didistribusikan. Bila kita tidak mengetahui semua data tersebut maka akan sulit mengidentifikasi PBBKB dengan jelas dan tepat”, ujar Lukman
Dalam menjalankan Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers No. 40 Tahun 1999, dalam proses persiapan penulisan berita yang valid dan berimbang, bersama beberapa awak media lain beberapa kali sudah mencoba melakukan konfirmasi secara lisan dan tulisan kepada PT. SBHM tetapi belum berhasil dikonfirmasi, Sampai ketika hendak mengirimkan surat konfirmasi tertulis kedua, seseorang dari kantor PT. SBHM yang mengaku bagian hukum PT tersebut mengembalikan surat konfirmasi pertama dan menyampaikan merasa tidak perlu menjawab surat tersebut.
Sampai saat ini tim liputan media di lapangan belum mendapatkan keterangan dari mana sumber minyak PT SBHM tersebut?
(Tim Liputan)






Discussion about this post