Selama 2 Hari PPS Kampung Baru Bimtek 98 KPPS, Untuk Pemahaman Pilkada 2024




HALOINDONESIANEWS.COM, Muara Tembesi- Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari Sabtu (9/11/2024) pagi Mulai Melaksanakan Bimbingan Teknis terhadap 98 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Pelaksanaan Bimtek di gelar di ruang Aula Kantor Lurah Kampung Baru, Bimtek dilaksanakan dua gelombang yakni 9-10 November 2024.
Kelurahan Kampung Baru terdiri dari 14 TPS , Setelah dilantik pada hari Kamis tanggal 7 November 2024 dan selanjutnya harus mengikuti Bimtek KPPS yang dilaksanakan selama 4 hari, terhitung mulai tanggal 8-11 November 2024, Namun pelaksanaan Bimtek di Kelurahan Kampung Baru dilaksanakan dua tahap mengingat jumlah Anggota KPPS sebanyak 98 orang dari 14 TPS, yakni Sabtu dan Minggu (9-10 /11/2024).
Baca juga:
Sempat Baku Tembak, Polres Batanghari Ungkap Pelaku Kepemilikan Senpi Rakitan Laras Panjang
Materi Bimtek diisi langsung Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) Kecamatan Muara tembesi, untuk pembekalan penguatan dalam pemahaman sebagai penyelenggara pilkada 2024 di tingkat TPS. Ketua PPS Kelurahan Kampung baru, Slamet Riyadi menjelaskan, pelaksanaan Bimtek dikelurahan Kampung Baru tersendiri dilaksanakan di Aula Kelurahan Kampung Baru, berbeda dengan Desa dan Kelurahan lainya yang di gabung dalam satu ruangan, karena mengingat jumlah peserta yang jauh lebih banyak dibanding Kelurahan dan Desa lainya.
“kita pelaksanaan Bimtek KPPS Kampung Baru tersendiri lantaran jumlah Anggota KPPS yang banyak, dan kegiatan Bimtek ini dilaksanakan selama dua hari, perharinya 7 TPS ” jelasnya Sabtu (9/11/2024)
Sambungnya ” Tujuan dari Bimtek KPPS Pilkada 2024 adalah sebagai penyampaian informasi dan pengetahuan substansi dan Teknis Hitung Suara, melatih dan mendalami ketrampilan teknis dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pemilih yang menggunakan hak pilihnya di TPS. Sehingga terbentuk kemampuan dan penguasaan secara keseluruhan.”
Pelaksanaan Bimtek sangat berpengaruh terhadap kinerja penyelenggara Pilkada, apabila dilakukan dengan terencana dan seksama. Serta direncanakan dengan baik oleh karena Bimtek ini wajib dilaksanakan oleh PPK dan PPS agar tidak terjadi kesalahan kesalahan dalam melakukan tugasnya yaitu memberikan edukasi terkait proses pencoblosan hingga perhitungan suara pada pilkada 2024 ini.
Slamet Riyadi menghimbau kepada seluruh anggota KPPS yang mengikuti Bimbingan teknis agar dapat mengikutinya dengan serius dan tidak main main, sehingga apa yang disampaikan pemateri pembekalan ilmu nantinya dengan pemahaman dapat di laksanakan saat Pilkada 27 November 2024.
” Saya harap semua KPPS dapat mengikutinya dengan sungguh sungguh, karena pembekalan ini penting bagi penyelenggara nantinya ” tutupnya (Yadi)






Discussion about this post