Kamis, 21 Mei, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Salah Satu Penyebab Seringnya Jembatan Ditabrak Kapal Tongkang Pengangkut Batubara di Sungai Batanghari

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Januari 30, 2025
in Daerah
0
Salah Satu Penyebab Seringnya Jembatan Ditabrak Kapal Tongkang Pengangkut Batubara di Sungai Batanghari
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 781
Print đź–¨

Salah Satu Penyebab Seringnya Jembatan Ditabrak Kapal Tongkang Pengangkut Batubara di Sungai Batanghari

Oleh: Jhon Herman 

Ketua AMP Bara Bahari

Bermula di temukan nya emas hitam atau batubara di setiap kabupaten yang di sepanjang aliran sungai batang hari disini lah asal muasal terjadinya bencana yang terjadi, ini sebagai bentuk dari karma akibat dari keserakahan manusia yang kemaruk dengan gemerlapnya duniawi , bagai mana tidak jembatan penghubung yang di bangun pada era zaman pemerintahan presiden Suharto ini sebelum nya tidak di rancang untuk lalu lintas kapal yang bermuatan batubara sekarang ini menjadi sarana Vital untuk menghilirkan emas hitam tersebut dari tambang kepelabuhan stockpile yang ada di talang duku yang nanti nya di muat kembali ke armada tongkang yang lebih besar yang akan di bawa ke daerah lain atau pun di transitment ke kapal kapal besar di ambang luar untuk di bawa ke negara asing .

Seharusnya pemerintah yang berwenang dalam hal ini dinas perhubungan (dishub) propinsi Jambi harus bijak dalam aturan maupun pengawasan , harus jeli dan teliti untuk menyikapi situasi yang ada , sesuai aturan yang ada dan di tunjang dengan keadaan alam nya kapal tongkang yang berlayar ke daerah huluan itu di batasi maximum 210 fit setara muatan 2500 metrik ton .

Karena sesuai dengan bentang tiang jembatan yang hanya lebar 40 meter maka seyogyanya kapal tongkang itu harus kurang dari separuh lebar nya jembatan supaya masih tersisa jarak 10 meter kiri dan kanan , mengingat deras nya arus tatkala air sungai Batanghari banjir.

Sementara kapal yang naik itu lebih dari 230 bahkan ada yang 270 ft dgn muatan 6500 metrik ton ini bisa di bayangkan gimana dampaknya kalau tongkang sebesar ini dengan muatan penuh menghantam jembatan , di pastikan jembatan itu akan roboh dan hanyut bersama derasnya arus sungai .

Dalam hal ini siapa yang di salahkan ? 

Yang di salahkan tentu pemegang kekuasaan yang tidak teliti dan kurang bijak dalam mengambil keputusan ,

Dishub provinsi Jambi sebagai penanggung jawab atas pelayaran yang di beri mandat oleh kementrian perhubungan seharus nya bersikap lebih jeli dalam mengambil tindakan atau pun keputusan segera mungkin untuk menyikapi hal ini sebelum jembatan yang menjadi fasilitas negara dan masarakat yang menjadi penghubung antar kota mau pun provinsi ini hancur , segera mungkin untuk mengkaji ulang kebijakan yang telah di terbitkan.

Dishub sebagai penanggung jawab keseluruhan alur sungai dari talang duku ke huluan harus turun tangan lansung kelapangan mengadakan pengecekan kelaik laut nya semua kapal yang berlayar ke huluan baik fisik kapal , document kapal dan tongkang termasuk document crew apakah semua sesuai dengan aturan dan hukum perkapalan atau tidak nya.

Lebih dari separuh kapal yang berlayar ke huluan tidak mempunyai spb alias surat pemberitahuan berlayar , Dishub harus tahu ini dan segera bertindak tegas agar tidak kembali terjadi kehancuran fasilitas negara maupun harta benda , tidak bisa di bayang kan jika jembatan Aur duri satu yang sering macet dan ratusan kendaraan berada di atas sana tiba tiba terjun kelaut di hantam tongkang yang berkapasitas besar , ini akan menjadi berita viral yang menyisakan penyesalan dan rasa berdosa karena telah memelihara kesalahan yang sengaja di diamkan.

Contoh kecil saja saat melihat ketika kapal  tongkang yang besar itu setelah di muat kemudian turun dan kandas apa yang terjadi semua kegiatan terhenti , kapal lain yang dari atas tak bisa turun yang di bawah tak bisa naik, apalagi jika tongkang besar ini menghantam jembatan bisa kita bayang kan apa akibat nya , untuk itu segeralah mengkaji ulang kebijakan yang telah di terbit kan. (*)

Tags: BatubaraSungai Batanghari
Previous Post

Kapolsek Pantau Banjir Jangga Aur, Sedikitnya 20 KK Mengungsi Sebahagian Bertahan di Rumah

Next Post

Pak Bray dan Kapolres Muarojambi Apresiasi "Deklarasi Damai Letakkan Senjata" Kelompok Geng Motor 

Next Post
Pak Bray dan Kapolres Muarojambi Apresiasi “Deklarasi Damai Letakkan Senjata” Kelompok Geng Motor 

Pak Bray dan Kapolres Muarojambi Apresiasi "Deklarasi Damai Letakkan Senjata" Kelompok Geng Motor 

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id