Desak Bebaskan Thawaf Ali, Aliansi Aktivis Jambi dan Petani Gelar Aksi di Mapolda Jambi
HALOINDONESIANEWS.COM, JAMBI- Sejumlah aktivis dan massa dari berbagai elemen masyarakat Jambi hari ini menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jambi. Aksi ini menyuarakan desakan agar aparat kepolisian segera membebaskan Thawaf Ali, seorang aktivis petani yang juga Ketua Divisi Advokasi Persatuan Petani Jambi, serta menuntut penghentian segala bentuk kriminalisasi terhadap petani di wilayah tersebut. Senin (27/10/2025).
Massa aksi berkumpul di depan Mapolda Jambi sejak pagi, membawa spanduk dan poster berisi tuntutan keadilan agraria dan protes atas penangkapan Thawaf Ali yang terjadi sejak akhir September lalu. Thawaf Ali diketahui dijemput paksa oleh aparat kepolisian Subdit III Jatanras Mapolda Jambi dan kini ditahan.
Dalam orasinya, perwakilan demonstran mengecam penangkapan Thawaf Ali, yang selama ini dikenal gigih mendampingi petani dalam konflik agraria di Jambi. Mereka menilai penahanan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap perjuangan petani dan aktivis yang berupaya mewujudkan keadilan tanah.
“Kami datang ke sini mendesak Kapolda Jambi untuk segera membebaskan Thawaf Ali tanpa syarat. Beliau adalah pejuang yang berdiri di sisi petani, bukan pelaku kejahatan serius seperti tambang ilegal atau perusakan hutan. Sudah saatnya polisi berhenti mengkriminalisasi petani dan aktivis yang memperjuangkan hak-hak rakyat kecil,” ujar Heri, salah satu orator yang disambut teriakan setuju dari massa.
Para aktivis juga menyoroti dugaan arogansi dan tindakan ugal-ugalan aparat dalam menangani kasus-kasus agraria. Mereka mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap jajaran kepolisian terkait, khususnya unit yang menangani kasus Thawaf Ali, agar bertindak sesuai dengan semangat keadilan dan perlindungan terhadap rakyat. Mereka juga meminta aparat berpegangan pada peraturan seperti PERMA No.1/1956 dan Edaran Kejaksaan Agung terkait penanganan kasus yang melibatkan petani.
Aksi damai ini berlangsung di bawah penjagaan ketat aparat kepolisian. Hingga berita ini dipublish, belum terlihat petinggi Mapolda Jambi menemui massa aksi.
Massa menegaskan akan terus mengawal kasus Thawaf Ali dan menuntut dihentikannya kriminalisasi terhadap petani yang berjuang untuk hak atas tanah dan keadilan agraria di Provinsi Jambi. (JR/Tim Redaksi)
Baca juga:






Discussion about this post