Tim Verifikasi Kemendagri Tiba, Kasang Kebon Dalam Selangkah Menuju Desa Definitif
HALOINDONESIANEWS.COM,Muaro Jambi- Impian masyarakat Desa Persiapan Kasang Kebon Dalam untuk menjadi desa definitif semakin mendekati kenyataan. Hari ini, Rabu, 3 Desember 2025, Tim Verifikasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI tiba di lokasi untuk melakukan peninjauan akhir. Kedatangan tim ini menjadi penentu status definitif desa yang merupakan pecahan dari desa induk, Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu.
Desa Kasang Kebon Dalam diproyeksikan menjadi pendorong utama ekonomi baru, dengan fokus mengoptimalkan sektor pertanian dan peternakan, yang telah lama menjadi potensi unggulan di wilayah Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.
Data verifikasi menunjukkan bahwa Kasang Kebon Dalam memiliki modal sosial dan demografi yang kuat. Berdasarkan dokumen Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Muaro Jambi Nomor: 470/40/Disdukcapil/2025, tertanggal 12 Februari 2025, jumlah penduduk desa ini mencapai 4.637 jiwa (2.409 Laki-laki dan 2.228 Perempuan) dengan 1.914 Kartu Keluarga (KK).
Ketua RT 34 Desa Persiapan Kasang Kebon Dalam, Sapron, mengungkapkan rasa optimisnya. “Pemekaran ini adalah momentum bersejarah. Selama ini, pelayanan publik dan pembangunan fokus di Kasang Pudak. Setelah definitif, Kasang Kebon Dalam akan memiliki kewenangan penuh untuk mengalokasikan dana secara mandiri untuk infrastruktur produktif,” ujarnya.
Potensi unggulan desa ini meliputi Pertanian Pangan dan Peternakan.

Tim Kemendagri akan memverifikasi batas wilayah, kesiapan infrastruktur kantor desa, serta dukungan dari desa induk Kasang Pudak. Jika verifikasi berjalan lancar, Kasang Kebon Dalam akan segera ditetapkan sebagai desa definitif, membuka keran dana desa untuk pembangunan yang lebih terfokus pada sektor-sektor produktif.
Arian Saputra, Camat Kumpeh Ulu berharap dengan adanya pemekaran desa, warga Kasang Kebon Dalam bisa lebih sejahtera.
“Dengan adanya pemekaran, kami berharap roda ekonomi bergerak lebih cepat, petani dan peternak mendapatkan akses permodalan dan pasar yang lebih mudah, dan akhirnya, kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” tutup Rian Safutra. (Janiarto)






Discussion about this post