Kapolres Batanghari Silih Berganti, Pengungkapan Kasus Kriminal Masih Misteri
HALOINDONESIANEWS.COM, Batanghari – Penanganan Kasus Kriminal di Mapolres Batanghari terbilang Lemah dan mencuat kehilangan kepercayaan warga dalam penindakan Proses Hukum, Betapa tidak !! Beberapa Kasus Pembunuhan yang terjadi di wilayah Hukum Polres Batanghari tak kunjung terungkap, Ozi Saifirman Ketua Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Jambi, mengecam terkait belum adanya kejelasan proses penanganan kasus kriminal tersebut.

Mulai dari kasus pembunuhan di Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari yang menewaskan Pasangan Suami Istri Erlances Pakpahan dan Eva Sibatubara (31) yang tewas mengenaskan bersimbah darah di dalam rumahnya pada 25 September 2025 silam. Kemudian kasus kematian gadis cantik asal Desa Terusan Bernama Nasyifa pada 27 Februari 2024 yang ditemukan tewas dengan tubuh tanpa busana di bekas galian batu Bata. Hingga Kasus Perampokan dengan modus pecah kaca hingga sampai saat ini belum pernah terungkap oleh Satreskrim Polres Batang Hari.

Ozi Saifirman mengatakan hingga saat ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan dari penegak hukum Satreskrim Polres Batang Hari, Walaupun Tampuk Kepemimpinan Polres Batanghari telah beberapa kali berganti, namun Masih Menjadi Misteri dalam pengungkapannya.
“Kasus ini tidak hanya menyangkut aspek legal formal, namun juga menyentuh ranah etika, Hak Asasi Manusia, serta kepercayaan publik terhadap institusi hukum. Lambannya progres penanganan kasus tersebut berpotensi menimbulkan preseden buruk terhadap penegakan keadilan serta menciptakan ruang spekulasi di tengah masyarakat.”Tegas Ozi.
Untuk itu kami berharap dan meminta Kapolres Baru di Kabupaten Batang Hari dan Kapolda Jambi dapat menjadikan atensi untuk serius menangani kasus tersebut. .
“Kami menilai sikap diam dan lambannya penanganan kasus ini berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat, terlebih keluarga korban masih menunggu kepastian hukum yang berlarut-larut tanpa kejelasan .”Sebutnya.
Ozi akan terus mengawal dan menyuarakan keadilan dalam kasus ini, sebagai wujud tanggung jawab moral dan sosial terhadap penegakan hukum yang bersih dan berkeadilan.
“Keadilan bukan hanya untuk ditegakkan di atas kertas, melainkan untuk dihadirkan dalam keadaan nyata.”Tutupnya.(yd)






Discussion about this post