Kebakaran Hebat di Tanjabtim, Rumah Jurnalis Senior Ludes Terbakar, Satu Orang Lansia Tewas Terjebak Api
HALOINDONESIANEWS.COM, Tanjabtim- Duka mendalam menyelimuti warga RT. 01, Kelurahan Nibung Putih, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.
Sebuah kebakaran hebat menghanguskan permukiman warga pada Minggu dini hari, 26 April 2026.
Peristiwa pilu ini memakan korban jiwa. Seorang lansia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan setelah terjebak di kobaran api.
Tak hanya itu, musibah ini juga membawa duka bagi insan pers di Tanjung Jabung Timur, lantaran rumah salah satu jurnalis senior setempat ikut terbakar.
Api mulai berkobar saat warga tengah terlelap. Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanjung Jabung Timur langsung diterjunkan ke lokasi di bawah komando Kasi Kesiapsiagaan, Deni Firmansyah, atas instruksi Kabid Damkar, Agus Pranoto.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Tanjung Jabung Timur, Agus Pranoto mengonfirmasi bahwa amukan si jago merah melahap sedikitnya delapan unit bangunan.
“Kebakaran ini melanda dua rumah pribadi dan enam bedeng,” ujar Agus Pranoto.
Di antara puing-puing bangunan yang hangus, salah satunya merupakan kediaman milik Arafik, seorang jurnalis senior yang telah lama bertugas di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kabar ini sontak mengejutkan rekan-rekan seprofesi Arafik. Rumah yang selama ini menjadi tempat bernaung sang jurnalis kini ludes terbakar.
Agus Pranoto menjelaskan, setelah petugas berjibaku memadamkan api dan melakukan proses pendinginan, tim melakukan penyisiran ke dalam reruntuhan bangunan. Nahas, petugas menemukan jasad seorang pria di salah satu rumah yang terbakar.
“Korban meninggal satu orang laki-laki. Usianya lebih kurang 65 tahun,” terang Agus.
Berdasarkan keterangan di lapangan, korban diketahui memiliki keterbatasan fisik yang membuatnya sulit menyelamatkan diri saat api membesar.
“Korban diduga ada gangguan pendengaran dan kondisi kesehatannya kurang, jalan pun sudah tertatih-tatih. Korban ditemukan meninggal terjebak di dalam rumah,” tambahnya.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi, sementara pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengetahui penyebab munculnya api yang menghanguskan kawasan padat penduduk tersebut. (Rano)
Baca juga:
Kisah Pilu Junaidi, Seorang Ayah yang Terkurung di Jeruji Besi Polsek Bayung Lencir Demi Sesuap Nasi






Discussion about this post