PBPI Jambi Tegaskan Tidak Akui Sertifikasi Eksternal, Minta Seluruh Kegiatan Dihentikan
HALOINDONESIANEWS.COM, JAMBI – Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Pusat bersama PBPI Jambi mengeluarkan imbauan resmi agar seluruh kegiatan, promosi, dan rekrutmen yang berkaitan dengan program sertifikasi pelatih Padel di Provinsi Jambi segera dihentikan.
Ketua PBPI Jambi, Ramos Hutabarat,S.H menegaskan bahwa PBPI tidak mengakui maupun mendukung program sertifikasi eksternal tersebut. Menurutnya, saat ini federasi tengah mempersiapkan jalur pengembangan dan sertifikasi pelatih resmi Indonesia yang mengacu pada standar dan framework Federasi Internasional Padel (FIP).
“PBPI Pusat dan PBPI Jambi tidak mengakui maupun mendukung program sertifikasi eksternal tersebut. Saat ini federasi sedang mempersiapkan sistem sertifikasi pelatih resmi Indonesia yang mengacu pada framework FIP,” tegas Ramos dalam pengumuman resmi yang disampaikan kepada komunitas padel di Jambi. Sabtu (20/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa PBPI baru saja meluncurkan program sertifikasi pelatih nasional yang menjadi satu-satunya sertifikasi pelatih padel yang diakui secara resmi di Indonesia. Program tersebut disusun berdasarkan standar Federasi Internasional Padel (FIP) dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan olahraga padel nasional.
Lebih lanjut, PBPI Jambi meminta seluruh pihak untuk tidak menggunakan nama, logo, afiliasi, maupun klaim dukungan dari PBPI terhadap kegiatan sertifikasi APPA atau program sejenis yang tidak mendapatkan pengakuan resmi dari federasi.
Ramos juga mengimbau masyarakat, klub, akademi, maupun pengelola lapangan padel di Jambi agar melaporkan kepada PBPI apabila masih ditemukan aktivitas promosi atau pelaksanaan program sertifikasi yang mengatasnamakan atau mengklaim mendapat dukungan dari PBPI.
“Hal ini penting untuk menjaga tata kelola organisasi, kredibilitas sertifikasi pelatih, serta memastikan pembinaan olahraga padel di Indonesia berjalan sesuai standar resmi yang telah ditetapkan federasi,” ujarnya.
PBPI sendiri saat ini tengah mengembangkan sistem sertifikasi nasional yang akan diterapkan secara bertahap dan menjadi standar resmi bagi pelatih padel di seluruh Indonesia.
Dengan adanya pengumuman tersebut, PBPI Jambi berharap seluruh insan padel di Provinsi Jambi dapat mengikuti jalur sertifikasi resmi yang nantinya ditetapkan federasi, demi menjaga kualitas pembinaan, sportivitas, dan integritas olahraga padel di Indonesia. (Tia/Redaksi)
Baca juga:
Pimpin Rakerprov Perdana, Ramos Hutabarat Fokus Susun Program Kerja PBPI Jambi 2026-2030






Discussion about this post