Tuntut Pengusutan Kasus Dugaan Reses Fiktif Ade Asmara, SEMMI Demo Kejati Besok
HALOINDONESIANEWS.COM, JAMBI- Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Jambi menjadwalkan aksi unjuk rasa damai di kantor Kejaksaan Tinggi Jambi pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Aksi yang diproyeksikan melibatkan sekitar 100 orang ini digelar untuk mengawal temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana reses senilai Rp106,9 juta oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Ade Asmara.
Langkah ini diambil menyusul adanya indikasi ketidaksesuaian anggaran dalam laporan hasil pemeriksaan BPK.
PW SEMMI menegaskan, bahwa pengembalian dana yang menjadi temuan BPK tidak serta-merta menghapus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi.
Dalam rencana aksi yang dikoordinasi oleh Muhammad Muhlisin Yusuf dan Raditian Bintang Agustus, PW SEMMI mengusung lima tuntutan utama.
Mereka mendesak Kejaksaan Tinggi Jambi mengawal kasus ini secara menyeluruh, serta meminta Kejari Muaro Jambi bersikap transparan terkait perkembangan penanganan laporan yang telah masuk.
Massa juga menuntut pemeriksaan komprehensif terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam alur pencairan, verifikasi, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban dana reses.
Penegak hukum diharapkan dapat menelusuri potensi unsur pidana tanpa menjadikan pengembalian kerugian negara sebagai penyelesaian akhir dari perkara tersebut.
Aksi ini sekaligus menyasar evaluasi mendalam terhadap kinerja penegakan hukum di wilayah Jambi.
PW SEMMI mendesak Kejaksaan Tinggi Jambi mengevaluasi transparansi Kejari Muaro Jambi dalam hal proses hukum dugaan reses fiktif oleh oknum DPRD Muaro Jambi tersebut.
PW SEMMI juga meminta penanganan kasus dugaan reses fiktif ini bebas dari intervensi atau tekanan politik, serta memublikasikan perkembangan perkara secara berkala kepada publik. (EW/Tia)
Baca juga:






Discussion about this post