Didemo Warga, Bupati BBS Resmi Tutup Total Stockpile Pasir di Penyengat Olak
HALOINDONESIANEWS.COM,Muaro Jambi– Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, resmi menutup total aktivitas penampungan (stockpile) dan pelabuhan tambang pasir di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko). Keputusan tegas ini diambil dalam rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimda, instansi teknis, dan perwakilan warga di ruang kerja Bupati pada Senin sore (26/10/2026).
Pemerintah daerah sepakat menghentikan seluruh kegiatan operasional stockpile tersebut setelah mempertimbangkan regulasi, aspek perizinan, hingga kelayakan lingkungan yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan hukum. Selain itu, keputusan ini diambil untuk mengakomodasi tuntutan masyarakat yang sempat memuncak.
“Kami sudah melihat, baik dari sisi regulasi maupun dari sisi aspirasi. Intinya saat ini ada beberapa poin yang menurut kami kurang pas, baik itu regulasi, perizinan, dan lain sebagainya. Maka, hari ini kita sudah sepakat bahwa kegiatan stockpile di Penyengat Olak kita tutup,” tegas Bupati yang akrab disapa Dr. BBS tersebut.
Langkah berani Pemkab Muaro Jambi ini menjadi jawaban langsung atas keresahan warga Desa Penyengat Olak. Sebelumnya, warga sempat menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran hingga memblokade Jalan Lintas Timur Jambi sebagai bentuk protes terhadap keberadaan penampungan pasir tersebut. Dengan adanya keputusan ini, ketegangan di lapangan berhasil diredam dan operasional tambang pasir resmi dihentikan. (Narto/Red)





Discussion about this post