Pencuri Sawit PT MKI Diduga Komplotan Preman Bayaran Koperasi BAM
Haloindonesianews.com, Muaro Jambi – 7 orang komplotan maling menggasak 3 ton tandan buah segar kelapa sawit milik PT. Muaro Kahuripan Indonesia (MKI) di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Gerombolan preman bersenjata tajam itu berhasil diringkus oleh Tim Unit Reskrim Polsek Sungai Gelam.
Penangkapan 7 pelaku pencurian disertai dengan kekerasan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungai Gelam, IPTU Usaha Sitepu.
Junaedi, Karyawan PT. MKI menuturkan, sindikat spesialis pencarian buah kelapa sawit ini memiliki modus yang tak biasa untuk menghilangkan jejak.
Menurutnya, 7 gerombolan maling yang berhasil ditangkap polisi membawa buah kelapa sawit hasil curian di PT MKI ke lokasi lahan Koperasi Bersatu Arah Maju (BAM) Sungai Gelam.
Hal ini dilakukan pelaku untuk mengelabuhi, agar petugas keamanan PT MKI dan pihak kepolisian mengira bahwa buah sawit hasil curian itu merupakan hasil panen dari lahan Koperasi BAM.
“Mereka (Komplotan maling,red) bongkar muat nya di lokasi Koperasi BAM. Seolah-olah itu buah sawit dari Koperasi BAM, tapi kami sudah tau kalau itu buah malingan. Kami tunggu, pas mereka keluar, disitulah penyergapan dilakukan oleh pihak kepolisian,”kata Junaedi kepada wartawan, Minggu 21 Januari 2024.
Baca juga:
- Hitungan Jam, Polsek Sungai Gelam Tangkap 7 Preman Pencuri Kelapa Sawit
- Ngeri! Polisi dan Karyawan Perusahaan Dibacok Saat Ringkus Komplotan Preman Pencuri Sawit
- Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Mekar Sari Makmur Dijebloskan ke Penjara
7 dari 8 orang pelaku berhasil ditangkap oleh polisi. Komplotan preman pencuri buah kelapa sawit ini sempat melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam, sehingga membuat satu orang karyawan PT MKI dan satu anggota Polsek Sungai Gelam Terluka.
Dalam aksinya, buah sawit hasil curian dari PT. MKI seberat 3 ton diduga diangkut oleh pelaku menggunakan mobil pick-up milik pihak Koperasi BAM Sungai Gelam.
“7 orang berhasil ditangkap, 1 orang lolos,”terang Junaedi.
Ia menjelaskan, para pelaku pencurian di lahan PT MKI tak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam.
Junaedi sendiri mengalami luka bacokan parang di pelipis mata sebelah kiri, serta luka goresan senjata tajam pada bagian leher.
“Saya terkana bacokan parang pelaku. Saat penangkapan barang bukti berupa perang, badik, kampak dan tojok turut diamankan pihak kepolisian,”terang Junaedi.
Sementara itu, Komandan security PT MKI, Nafis Lesmana menyatakan, bahwa aksi pencurian buah sawit di PT MKI terjadi secara berulang.
“Setiap hari Minggu, hari libur, tanggal merah atau hari-hari libur itu bisa dipastikan, pasti mereka (pencuri buah sawit) bergerak,”tegas Nafis.
Ia menjelaskan, ia menyebut sindikat pelaku pencurian buah kelapa sawit ini diduga berkaitan erat dengan kelompok Preman bayaran di lokasi lahan Koperasi BAM.
“Satu kelompok, berkaitan semua itu. Itulah biang keladinya,”tegasnya.
Selain menyasar buah kelapa sawit milik PT MKI, Komplotan maling buah sawit ini juga bersaksi di lahan perkebunan sawit milik warga Sungai Gelam.
“Hampir tiap Minggu pencuri sawit beraksi di PT MKI, sajamnya luar biasa. Saya ini mungkin sudah puluhan kali bertaruh nyawa dengan komplotan preman pencuri sawit ini,”terang Nafis. (Red)






Discussion about this post