Tanah Desa di Jual, Kepentingan Umat diabaikan, Bobroknya Moralitas Oknum Kades di Batanghari
HALOINDONESIANEWS.COM, Batanghari- Dugaan kasus penyelewengan dana penjualan tanah desa mengguncang warga di Kecamatan Muara Bulian. Dana sekitar Rp 500 juta yang seyogya nya digunakan untuk membangun masjid megah, justru Raib ditangan oknum kades bukanya membangun rumah ibadah . Rabu (10/9/2025).
Warga desa telah lama berharap dapat membangun masjid Megah dengan menggunakan dana hasil penjualan lahan Desa Seluas 20 hektar, harapan tersebut pupus ketika warga mengetahui bahwa dana tersebut tidak digunakan untuk Pembangunan Masjid. Sebaliknya, Pembangunan Masjid tetap berjalan berkat sumbangan rutin warga sebesar Rp 10 ribu per bulan dan donasi lainnya.
Warga merasa dikhianati oleh Oknum Kepala Desa dan Kroninya yang diduga menggunakan dana penjualan tanah desa untuk kepentingan pribadi. “Masjid berdiri, tapi bukan dari uang Tanah. Itu murni hasil gotong royong warga dan bantuan lain,” ungkap seorang tokoh masyarakat.
Beberapa warga bahkan mengaku dirugikan karena modal mereka tidak pernah dikembalikan. ZA, salah satu warga yang namanya dipakai dalam sporadik, menegaskan bahwa dirinya tidak menerima bagian hasil penjualan sebagaimana dijanjikan. “Kalau uang itu benar untuk masjid, kami ikhlas. Tapi ternyata uang Masjid dipakai orang, sedangkan Masjid kami bangun dari keringat warga sendiri,” keluh ZA.
Problem ini menjadi Perhatian pegiat LSM di Kabupaten Batang Hari, dan akan dibawa ke Ranah Hukum. “Kami sudah berkoordinasi dengan Kepolisian, dan dalam waktu dekat akan memasukkan Laporan Resmi,” Jelas Supan Supian, Ketua Gerakan Pemantau Korupsi Jambi
Warga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas persoalan ini, agar kebenaran terungkap dan uang yang digunakan untuk kepentingan umat tidak dipermainkan.
Besar harapan masyarakat kalau kasus ini mencuat biar menjadi peringatan bagi oknum Kades dan Kroninya
“Oknum Kades dan Kroninya harus bertanggung jawab Terhadap kasus dugaan Penjualan Tanah Tersebut” Jelas Warga (red)






Discussion about this post