Kamis, 16 April, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Progam Kapal 10 GT kebanggaan Bupati Merata Belum Bisa Di Gunakan Pasca Hampir Sebulan Setelah Disalurkan

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Januari 25, 2026
in Berita, Daerah, Ekonomi, Hukrim, Hukum, Nasional, Politik
0
Progam Kapal 10 GT kebanggaan Bupati Merata Belum Bisa Di Gunakan Pasca Hampir Sebulan Setelah Disalurkan

Progam Kapal 10 GT kebanggaan Bupati Merata Belum Bisa Di Gunakan Pasca Hampir Sebulan Setelah Disalurkan/HIN

0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 1.127
Print 🖨

Progam Kapal 10 GT kebanggaan Bupati Merata Belum Bisa Di Gunakan Pasca Hampir Sebulan Setelah Disalurkan

HALOINDENESIANEWS.COM, Tanjabtim- Angin kencang dan gelombang tinggi bukan satu-satunya penghalang bagi nelayan Desa Lambur Luar untuk segera melaut.

Kapal fiber berkekuatan 16 Gross Tonnage (GT) bantuan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, hingga kini masih tertahan di dermaga. Padahal, kapal yang bersumber dari APBD-P 2025 itu telah diserahterimakan sejak 30 Desember 2025 lalu.

Bantuan yang digadang-gadang mampu mendongkrak kesejahteraan nelayan pesisir ini menyisakan persoalan teknis, jaring bantuan pemerintah ternyata belum siap pakai.

Para nelayan di Desa Lambur Luar, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi yang tergabung dalam Koperasi Ridho Ibu Lestari terpaksa harus merogoh kocek mandiri untuk merakit kembali jaring tersebut.

“Saat ini perakitannya (jaring,red) baru mencapai 70 persen,” ujar Pengurus Koperasi Ridho Ibu Lestari, H. Jusman, saat ditemui wartawan di Desa Lambur Luar, Sabtu, 24 Januari 2026.

Progam Kapal 10 GT kebanggaan Bupati Merata Belum Bisa Di Gunakan Pasca Hampir Sebulan Setelah Disalurkan

Di balik operasional yang tertunda, muncul ketidaksinkronan data mengenai spesifikasi teknis kapal.

Berdasarkan pengukuran Syahbandar, kapal berbahan fiberglass yang diproduksi di Tanjungpinang, Kepulauan Riau tersebut tercatat berukuran 16 GT. Namun, pihak Pemerintah Daerah mengklaim kapal tersebut hanya berkapasitas 10 GT.

Ketimpangan data ini menjadi sorotan, mengingat besarnya anggaran yang digelontorkan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, proyek ini menelan anggaran Rp 1,8 Miliar. Angka tersebut belum termasuk biaya desain kapal yang mencapai Rp 90 juta, yang dikerjakan oleh PT Sarawani Visindo Teknik, sebuah perusahaan konsultan asal Kota Batam.

Bagi para nelayan, mengoperasikan kapal sebesar 16 GT adalah tantangan finansial baru. H. Jusman menjelaskan bahwa satu kali perjalanan melaut selama 10 hari memerlukan modal sedikitnya Rp 10 juta. Dana tersebut habis untuk keperluan logistik (ransum), pembelian es, dan bahan bakar solar.

“Kami sudah study banding ke Nipah Panjang yang keanggotaannya 5 orang, es sekitar 150 balok dengan biaya minyak lebih kurang lah biaya nya Rp 10 juta,” ungkap Jusman.

Untuk mengantisipasi operasional kapal besar ini, Dinas Perikanan sebelumnya telah memberikan pelatihan kepada 20 dari 43 anggota koperasi.

Rencananya, kapal akan dioperasikan oleh 4 hingga 5 kru dalam setiap tripnya. Namun, selama jaring belum selesai dirakit dan cuaca belum membaik, kapal miliaran rupiah itu tetap akan bersandar tanpa menghasilkan rupiah bagi nelayan.(Rano)

Baca juga:

Proyek Jalan Senilai Rp10,2 Miliar di Rantau Rasau Diduga Mulai Rusak, Perbaikan Hanya Dipoles Aci Semen

Previous Post

Pangkalan Nakal Terancam Tutup, The Power of Emak-emak Bongkar dugaan Praktek penimbunan gas Melon

Next Post

Jalin Sinergitas Bupati Fadhil dan Rahmad Hasrofi Saling Bersinergi Demi Pembangunan Daerah

Next Post
Jalin Sinergitas Bupati Fadhil dan Rahmad Hasrofi Saling Bersinergi Demi Pembangunan Daerah

Jalin Sinergitas Bupati Fadhil dan Rahmad Hasrofi Saling Bersinergi Demi Pembangunan Daerah

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id