Sidang Etik “MH” Mungkinkah Sebatas Muatan Sandiwara Badan Kehormatan DPRD Batanghari
HALOINDONESIANEWS.COM, Batanghari – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Batanghari Kembali menggelar Sidang kode Etik yang melibatkan Anggota DPRD Aktif berinisial (MH) Politisi Partai Gerindra dan juga sebagai Ketua Partai besukan Prabowo Subianto. Senin (04/05/2026)
Sidang Kode Etik MH yang di laksanakan dengan tertup, dengan agenda pemeriksaan alat bukti dan saksi, atas tindakan dugaan Prilaku MH yang menciderai kode etik sebagai orang yang dipercaya duduk mewakili dapilnya. Aksinya sempat menggegerkan Kota Muara Bulian Beberapa Bulan lalu bersama seorang Janda di sebuah Rumah di Kelurahan Teratai Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari.
Sidang Kode etik yang di Laksanakan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Batanghari yang ke Lima Kalinya, Terkesan adanya unsur sengaja memperlambat prosesnya, kuat dugaan adanya intimidasi ketidak Profesionalan Badan Kehormatan DPRD Batanghari, Betapa Tidak, Selain pelaksanaan sidang diselenggarakan secara tertutup, setiap dijadwalkan sidang selalu molor hingga jauh dari jadwal yang telah disepakati.
Kasus MH yang menyorot Perhatian Publik, Sejak adanya penggerebekan prilaku yang diduga Merusak Amoral dan menyalahi Kode Etik Sebagai Wakil Rakyat, Bukanya memperlihatkan Kepribadian yang memberikan contoh teladan bagi warga, melainkan memberikan tontonan yang tidak layak untuk ditiru.
Warga Batanghari menanti Keprofesionalan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Batanghari dalam memutuskan Perkara Kode Etik tersebut.
Irwanto ketua Badan Kehormatan DPRD Batanghari seolah tak menunjukkan keberpihakanya kepada etos kerja profesional.
“Kesimpulan belum dapat kami sampaikan hari ini, karena masih diperlukan keterangan saksi-saksi yang akan dijadwalkan minggu depan,” jelasnya
Sikap Netral yang diutarakan Badan Kehormatan DPRD Batanghari seolah tidak menunjukkan keprofesionalannya sebagai orang yang menjunjung tinggi Badan Kehormatan DPRD Batanghari.
Sementara Bambang Warga Batanghari yang Mengamati pelaksanaannya menyayangkan Proses Sidang Kode Etik yang menjadi Perhatian Publik yang menjerat MH Seolah hanya Sandiwara Belaka, dikala proses sidang Kode Etik Berlangsung di Gedung Rakyat, yang menjadi perwakilan warga untuk mendapatkan sebuah kepastian hanya isapan jempol Belaka.
“MH itukan Publik figur, kasusnya banyak menyita perhatian Publik, sudah jelas dan terang, Badan Kehormatan DPRD Batanghari seyogyanya bekerja Profesional bukan seolah hanya memberikan pembuktian dan harapan palsu” jelasnya
Sambungnya” Mata publik saat ini menyorot kinerja Badan Kehormatan DPRD Batanghari dalam memproses sidang Kode Etik yang menjerat MH” tegasnya. (yd)





Discussion about this post