Kamis, 7 Mei, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Turki Berencana Impor Vaksin Nusantara 5,2 Juta Dosis

Buatan Asli Indonesia

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Agustus 27, 2021
in Internasional, Kesehatan, Nasional
0
Turki Berencana Impor Vaksin Nusantara 5,2 Juta Dosis
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 2.338
Print 🖨

Turki Berencana Impor Vaksin Nusantara 5,2 Juta Dosis

HALOINDONESIANEWS- Pemerintah Turki dikabarkan berminat melakukan impor vaksin Nusantara dari Indonesia sebanyak 5,2 juta dosis.

Guru Besar Ilmu Biokimia dan Biologi Molekular Unair Profesor Choirul Anwar Nidom membeberkan alasan Turki tersebut.

Alasan pertama Turki berminat mengimpor vaksin Covid-19 besutan Terawan Agus Putranto karena berasal dari darah calon penerima vaksin, sehingga aman

Menurutnya, perlu waktu 7 hari untuk penyuntikan vaksin setelah pengambilan dan pemrosesan darah dari calon penerima vaksin.

Kemudian, lanjut Nidom, karena vaksin Nusantara tidak mengandung bahan kimia atau benda asing seperti vaksin konvensional.

Dia menjelaskan bahwa vaksin konvensional menggunakan aluminium hidroksida untuk meningkatkan antibodi.

Zat tersebut bisa bersifat neurotoksin atau neurotoksik di dalam tubuh dengan gejala kejang dan serangan jantung.

Neurotoksin sendiri berarti zat sintetis atau alami yang merusak, menghancurkan, atau mengganggu fungsi sistem saraf pusat dan atau perifer (sistem saraf tepi).

“Sehingga dari segi agama, vaksin Nusantara aman karena tidak mengandung zat atau mineral lain, diproses dari darah orang yang akan divaksin,” jelasnya, seperti dikutip dari Bisnis pada Kamis (26/8/2021).

Lebih lanjut, Nidom menyatakan bahwa vaksin Nusantara juga aman bagi orang yang mempunya komorbid.

Nidom menyebut berdasarkan hasil uji klinis fase 1 dan 2, antibodi untuk melawan Virus Corona SARS-CoV-2 muncul setelah 17 hari penyuntikan serta tidak ada KIPI serius.

Terkait hal itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyambut positif dan memberikan dukungan penuh.

LaNyalla lantas berharap pemerintah Indonesia bisa segera memproduksi vaksin besutan dr. Terawan Agus Putranto itu secara massal.

Dia juga meminta pemerintah dan masyarakat saling bekerja sama untuk mendukung hal tersebut agar bisa terealisasi.

“Indonesia harus segera bersiap dengan rencana ekspor vaksin Nusantara ke Turki sebanyak 5,2 juta dosis,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/8/2021), seperti dikutip dari detikhealth. (*)

Tags: Impor vaksinPandemi Covid-19TurkiVaksin Nusantara
Previous Post

Kunjungi Dekranasda Bungo, Hj. Hesti Haris Apresiasi Inovasi Rumah Produksi Batik Bersama

Next Post

Pj Sekda Muaro Jambi Hadiri Bansos Bagi Pelaku UMKM Terdampak COVID-19

Next Post
Pj Sekda Muaro Jambi Hadiri Bansos Bagi Pelaku UMKM Terdampak COVID-19

Pj Sekda Muaro Jambi Hadiri Bansos Bagi Pelaku UMKM Terdampak COVID-19

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id