Minggu, 31 Mei, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

Ini 4 Tuntutan Rusia ke Ukraina, Untuk Hentikan Invasi

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Maret 18, 2022
in Internasional, Militer
0
Ini 4 Tuntutan Rusia ke Ukraina, Untuk Hentikan Invasi
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 1.604
Print 🖨

Ini 4 Tuntutan Rusia ke Ukraina, Untuk Hentikan Invasi

HALOINDONESIANEWS, JAKARTA – Presiden Vladimir Putin mengajukan empat tuntutan yang harus dipenuhi Ukraina agar Rusia menghentikan invasi di negara tersebut.
Mengutip dari laporan eksklusif BBC News, dua diantara empat tuntutan itu masih sulit dipenuhi Ukraina.

Juru bicara Erdogan Ibrahim Kalin mengatakan kepada BBC News, Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon Persiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (17/3) untuk menyampaikan empat tuntutan tersebut.

Sebanyak empat tuntutan itu juga dibagi dalam dua kategori, yaitu poin yang mudah dipenuhi dan sulit diterima Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Berikut empat tuntutan Rusia kepada Ukraina.

Tuntutan Rusia yang Mudah Diterima Ukraina

1. Ukraina Jadi Negara Berstatus Netral
Presiden Vladimir Putin ingin Ukraina menandatangani kesepakatan netralitas dan mengubah konstitusi mereka terkait hal ini, sebagaimana dilansir CNBC.

Ukraina sendiri kabarnya sudah mengajukan model status netral-demiliterisasi seperti model Austria dan Swedia.

“Pelestarian dan pengembangan status netral Ukraina, demiliterisasi Ukraina, dan berbagai hal terkait ukuran angkatan bersenjata Ukraina sedang dibahas,” tutur Vladimir Medinsky seperti dikutip dari TASS, Kamis (17/3).

“Ukraina mengajukan status netral demiliterisasi yang memiliki angkatan darat dan laut sendiri. Seluruh isu ini masih dibahas di tingkat menteri pertahanan Rusia dan Ukraina,” ia menambahkan.

2. Rusia ‘Haramkan’ Ukraina Masuk NATO
Rusia menginginkan jaminan hukum yang menyatakan Ukraina tak akan pernah diizinkan masuk ke NATO.

Kremlin amat keberatan jika Ukraina masuk NATO karena akan mengancam ‘halaman rumah’ negara tersebut.

Putin juga menyatakan harus ada perjanjian yang amat mengikat bahwa Ukraina tak akan pernah gabung dengan NATO.

Tuntutan Rusia yang Sulit Diterima Ukraina
3. Pelucutan Kekuatan Militer Ukraina Sesuai Keinginan Rusia
Rusia meminta Ukraina bukan hanya menjadi negara netral-demiliterisasi. Putin ingin memastikan iktikad Ukraina itu dengan melucuti kekuatan militer negara tetangganya sehingga tidak mengancam Rusia.

Sementara keinginan Ukraina berstatus netral seperti Swedia dan Ukraina dirasa masih belum meyakinkan Rusia. Di lain pihak, Ukraina juga keberatan apabila Rusia terkesan mendikte kekuatan militer mereka.

4. Perlindungan Warga Ukraina Berbahasa Rusia dan Denazifikasi
Putin juga meminta bahwa Ukraina harus menjamin perlindungan bagi warganya yang berbahasa Rusia serta melakukan Denazifikasi.

Tuntutan Rusia itu pun kemungkinan sulit diterima Zelensky. Bagi Zelensky, tuntutan soal Denazifikasi amat menyinggung perasaannya karena ia sendiri berasal dari keluarga Yahudi yang pernah jadi korban Nazi.

Source :cnnindonesia.com

Tags: Perang Rusia vs UkrainaPerang UkrainaVladimir Putin
Previous Post

Wagub Abdullah Sani Resmikan Masjid Baiturrahim

Next Post

Akibat Merajalela PETI di Dam Betuk, Petani Keramba Mengalami Kerugian Puluhan Juta 

Next Post
Akibat Merajalela PETI di Dam Betuk, Petani Keramba Mengalami Kerugian Puluhan Juta 

Akibat Merajalela PETI di Dam Betuk, Petani Keramba Mengalami Kerugian Puluhan Juta 

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id