Dedi Dedi Ardiansyah: Ada 6.000 Lebih Lahan Petani Transmigrasi yang Belum Disertifikasi
HALOINDONESIANEWS.COM, JAMBI- Pemerintah Indonesia melakukan berbagai cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Salah satu cara yang dilakukan melalui program transmigrasi, melalui transmigrasi pemerintah Indonesia berupaya melakukan penyebaran penduduk di setiap daerah sehingga jumlahnya tidak saling timpang tindih dan merata.
Banyak hasil positif yang dihasilkan dari program transmigrasi tersebut namun bukan berarti program tersebut berjalan mulus tanpa ada kendala di lapangan.
Hal tersebut yang disampaikan oleh Kabid Transmigrasi Provinsi Jambi Dedi Ardiansyah, SE,MM saat ditemui diruang kerjanya “ada sekitar 6.000 lebih persoalan sertifikasi lahan milik petani transmigrasi di provinsi Jambi yang sampai hari ini belum juga selesai, kita akan upayakan semaksimal mungkin penurunan jumlah persoalan sertifikasi lahan ini ,semoga dengan bantuan semua pihak permasalahan yang dihadapi oleh ribuan petani transmigrasi bisa diatasi.”ujarnya, Selasa (24/01/2023)
Dia membeberkan ada beberapa program yang akan menjadi titik fokus ditahun 2023 ini.
“Kita akan melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah di programkan oleh pimpinan terdahulu, selanjutnya penguatan internal dan tentunya melakukan koordinasi dengan kementerian Desa serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional terkait persoalan sertifikasi lahan milik petani transmigrasi, dan kita akan menggandeng petugas yang telah pensiun yang mengetahui sejarah sehingga diharapkan hasilnya bisa lebih optimal”
Baca juga:
- Harga Karet Merosot, Petani di Muarojambi Menjerit
- Lama Menduda, Buruh Dodos Sawit di Sungai Gelam Cabuli Siswi SMP
Bukan itu saja, terkait petani eks transmigrasi, akan kita adakan program pengembangan SDM sehingga nantinya anak-anak transmigrasi mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah “.
Ditambahkan Dedi, “Tahun ini ada rencana transmigrasi tujuannya di wilayah kabupaten Sarolangun, program ini gratis tentunya dengan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah, semoga nanti warga yang bertransmigrasi dapat lebih sejahtera, sukses mengembangkan tempat tujuan transmigrasi sesuai dengan harapan pemerintah.
Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dijajaran Disnakertrans Provinsi Jambi dan instansi terkait.
“Mengawali tugas kita, saya juga akan melakukan pembenahan di dalam kantor,yang sudah bagus ditingkatkan sehingga lebih baik lagi .” pungkas pria ramah yang sebelumnya menjabat Kabid Binwasnaker HI Provinsi Jambi ini.
(Janiarto)






Discussion about this post