Bupati Fadhil Harap Pelaksanaan PSU di Tiga Desa Tidak Menimbulkan Gesekan dan KonflikÂ
Haloindonesianews.com, Batanghari- Pelaksanaan Pemungutan suara ulang yang diselenggarakan 4 TPS di tiga desa dalam Kabupaten Batanghari, memantik Bupati Fadhil Arif, bupati berpesan agar pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tidak menimbulkan gesekan dan konflik, karena Batanghari dikenal dengan budaya baik, tertib dan tidak konflik.
Pelaksanaan PSU dalam pemilu yang akan dilaksanakan pada sabtu 24 februari 2024, diharapkan semua warga desa yang melaksanakan PSU dapat menyalurkan hak suaranya sesuai hati nurani tanpa adanya intimidasi dari siapapun, warga tidak dianjurkan untuk golput karena pilihan warga merupakan satu penentuan pemimpin masa depan.
Bupati Fadhil Arif berharap pemangku kepentingan dari tingkat kabupaten hingga desa dapat membantu pelaksanaan PSU dengan memberikan rasa nyaman dan aman, serta tertib selama PSU berlangsung, selain itu kejadian kejadian yang tidak diinginkan agar tidak lagi terjadi saat pelaksanaan PSU di selenggarakan.
” Kita berharap warga menggunakan hak suaranya di TPS yang di psu kan, dan pemangku kepentingan dari kabupaten hingga desa dapat memberikan rasa aman dan nyaman ” sebut bupati Fadhil
Bupati harap KPU beserta jajaran penyelenggara hingga ke KPPS dapat lebih teliti, agar kejadian yang sama tidak lagi terjadi di saat pelaksanaan PSU berlangsung.
Baca juga:
- Sanksi Pidana Menanti Istri Oknum Polisi yang Terlibat Pencoblosan Dua Kali di TPS Berbeda
- Terjadi Pelanggaran, 4 TPS di Batanghari Lakukan PSU, Ini Jadwalnya
“Kita harap KPU dan jajarannya agar lebih teliti, agar hal serupa tidak lagi terjadi” sebutnya
Warga tiga desa di kecamatan pemayung dan kecamatan muara Tembesi, yang nantinya akan menyalurkan hak suaranya di TPS yang di selenggarakan PSU diharapkan dapat menyalurkan hak suaranya dengan tertib dan menaati aturan yang berlaku. (Yadi)






Discussion about this post