Potensi Susu Kambing Saanen di Wonosobo, Dari 7 Ekor Kini Hasilkan Puluhan Liter Tiap Hari
HALOINDONESIANEWS.COM,WONOSOBO– Desa Senapan, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, kini mulai dikenal sebagai salah satu sentra penghasil susu kambing berkualitas. Adalah Rendi, seorang peternak muda di wilayah RT 01 Desa Senapan, yang sukses mengembangkan budidaya kambing perah jenis Saanen.
Memulai langkahnya dari keterbatasan, Rendi membuktikan bahwa ketekunan mampu membuahkan hasil manis. Kini, kandang miliknya menjadi tumpuan ekonomi dengan puluhan ekor kambing yang produktif.
Perjalanan Rendi di dunia peternakan tidak terjadi dalam semalam. Ia mengisahkan bahwa usahanya dimulai dari jumlah yang sangat kecil.
Awalnya saya hanya memiliki 7 ekor kambing. Seiring berjalannya waktu dan pengelolaan yang tepat, sekarang populasi kambing di sini sudah mencapai 40 ekor,” ungkap Rendi saat ditemui di lokasi peternakannya. Minggu (12/4/2026).

Dari 40 ekor kambing jenis Saanen tersebut, Rendi mampu memanen sekitar 30 hingga 40 liter susu segar setiap harinya. Kambing Saanen sendiri dipilih karena dikenal sebagai ras kambing perah unggulan yang memiliki produktivitas susu lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.
Susu segar hasil perahan Rendi dijual dengan harga yang cukup kompetitif di tingkat peternak, yakni berkisar antara Rp 16.000 hingga Rp 17.000 per liter.
Untuk pemasaran, Rendi sudah memiliki alur yang stabil. Setiap hari, pasokan susu segar tersebut dikirim ke mitra usahanya yang berada di wilayah Kecamatan Sapuran. Di tangan mitra tersebut, susu olahan dari Desa Senapan ini diproses lebih lanjut untuk dijual kembali dalam dua varian: Susu Segar Ready-to-Drink dan Susu Bubuk Olahan.
Tak hanya mengandalkan hasil susu, peternakan ini juga menyediakan anakan kambing bagi warga yang ingin mulai membesarkan ternak. Harga anakan dibanderol bervariasi mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 700.000, tergantung pada usia dan bobot badan kambing.
Meski usahanya terus berkembang, Rendi mengakui masih ada tantangan yang dihadapi, terutama terkait ekspansi pasar. Ia menaruh harapan besar agar pemerintah daerah melalui dinas terkait memberikan perhatian lebih bagi para peternak lokal.
“Kami sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah, terutama dalam membantu mempermudah akses pemasaran. Potensi susu kambing ini besar, jika akses pasarnya lebih luas, tentu kesejahteraan peternak di Desa Senapan ini akan ikut terangkat,” pungkasnya.
Potensi peternakan di Kecamatan Kalibawang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemuda lain di Wonosobo untuk melirik sektor agribisnis sebagai peluang usaha yang menjanjikan di masa depan. (Tiara)






Discussion about this post