Potensi El Nino, BPBD Batang Hari Terapkan Status Darurat Karhutla
HALOINDONESIANEWS.COM, Batanghari – Meskipun Hujan Kerap Mengguyur di Kabupaten Batanghari hingga membasahi tanah serentak bak Regam dan luapan air sungai Batanghari masih tinggi, hingga peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi potensi fenomena El Nino yang diperkirakan pada tahun 2026.
Untuk mempersiapkan sejak dini Potensi El Nino tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang Hari resmi menetapkan status siaga darurat bencana karhutla Sejak 14 April hingga 31 Oktober 2026.
Penetapan tersebut Melalui BPBD Batang Hari setelah melalui rapat Forkopimda, dampak dari meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan akibat kondisi cuaca ekstrem.
Sholihin Kepala Pelaksana BPBD Batang Hari, mengatakan langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla yang diprediksi meningkat tahun ini.
“Status siaga darurat karhutl telah ditetapkan sejak 14 April dan akan berlangsung hingga 31 Oktober 2026,” jelasnya
Menurutnya, fenomena tersebut berpotensi menyebabkan musim kemarau panjang.
“Berdasarkan informasi BMKG, tahun ini terdapat potensi El Nino, sehingga dapat memicu kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan,” katanya.
Sejak Januari hingga April 2026 yang masih berjalan, sedikitnya terpantau 16 titik api dengan total luas lahan terbakar berkisar 19,4 hektare. yang mencakup di seluruh kecamatan dalam kabupaten Batanghari.
Kebakaran hutan dan lahan akibat kelalaian warga yang kerap melakukan pembakaran untuk memperluas lahan, ia mengingatkan agar warga tidak agresif melakukan perluasan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. karena dampak kekeringan akan sangat mudah memicu Sambaran api. (red)






Discussion about this post