Pemkab Batanghari Adakan Rakor Penanganan Geng Motor dijalan
HALOINDONESIA NEWS.COM, Batanghari- Pemerintah Kabupaten Batang Hari bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi penanganan dan penanggulangan geng motor serta berandal jalanan, Selasa (21/7/2026).
Bertempat di Aula Kantor Bupati Batang Hari, kegiatan tersebut dihadiri lintas sektor, mulai dari unsur Forkopimda, TNI, Polri, Kejaksaan, anggota DPRD, para camat, hingga perwakilan sejumlah sekolah.
Sekda Batang Hari, Mula P. Rambe, menjelaskan rakor ini digelar karena aksi geng motor di Batang Hari sudah sangat meresahkan dan membahayakan keselamatan masyarakat.
“Sesuai dengan instruksi Bupati, rakor ini akan kami tindak lanjuti secepatnya melalui aksi di lapangan, seperti razia gabungan, sosialisasi, hingga penyuluhan mengenai dampak negatif aktivitas geng motor,” katanya.
fenomena kelompok bermotor saat ini telah bergeser dari sekadar kenakalan remaja menjadi tindakan kriminal yang terorganisasi.
“Kehadiran kita di sini adalah bentuk komitmen bahwa kita tidak akan pernah membiarkan ruang publik di Kabupaten Batang Hari dikuasai oleh rasa takut,” ujarnya.
Dalam rakor tersebut, ia memaparkan tiga strategi utama, yakni penyaluran bakat remaja melalui kegiatan olahraga dan seni, pencegahan secara masif melalui Dinas Pendidikan serta pengawasan jam malam oleh orang tua, dan penegakan hukum terhadap pelaku tindak kriminal.
“Kami mendukung penuh langkah tegas dari Polres dan Kodim untuk menindak para pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana, membawa senjata tajam, dan melukai masyarakat,” ujarnya.
Guna memastikan penanganan tidak dilakukan secara sepihak, Pemerintah mendorong pembentukan posko pengaduan, pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di tingkat RT/RW, serta patroli gabungan secara rutin di titik-titik rawan.
“Dengan deklarasi bersama seluruh unsur, penanganan geng motor menjadi langkah strategis untuk mewujudkan ketertiban masyarakat di Kabupaten Batang Hari,” jelasnya (red)






Discussion about this post