Kisah Inspiratif Pengusaha Muda Jambi yang Sukses Jadi Toke “Cipto Sayur” di Pasar Induk Talang Gulo
HALOINDONESIANEWS.COM,Kota Jambi- Usia muda bukan halangan untuk meraih kesuksesan. Ungkapan ini sangat cocok disematkan kepada Hendrawan Cipta Pambudi, seorang pengusaha muda sukses asal Kota Jambi.
Di usianya yang baru menginjak 26 tahun, mahasiswa Semester 7 Universitas Batanghari (Unbari), Jambi ini telah sukses merintis bisnis agen sayur mayur berskala besar di Pasar Induk Talang Gulo, Kota Jambi.
Siapa sangka, pemuda yang akrab disapa Hendra ini kini menjadi salah satu pemasok sayur utama yang menyuplai pedagang-pedagang pasar tradisional hingga pasar kalangan, baik di Provinsi Jambi maupun ke provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan.
Langkah berani Hendra dimulai dari sebuah niat mulia untuk membantu perekonomian keluarganya. Kedua orang tua Hendra dulunya juga merupakan pedagang sayur di pasar tradisional.
Sebelum berhasil membangun kerajaannya sendiri dengan bendera Cipto Sayur, Hendra tidak gengsi untuk ikut bekerja pada orang lain yang bergerak di bidang serupa.
Berbekal pengalaman tersebut, ia kemudian nekat merintis bisnisnya sendiri dari nol dengan modal seadanya, bersama sang kakak perempuan.
“Yang memotivasi yang pertamanya orang tua lah bang, untuk membantu ekonomi keluarga,” ujar Hendra saat dijumpai awak media di tengah hiruk-pikuk Pasar Induk Talang Gulo, Kota Jambi, Jum’at malam (29/05/2026).
Nama Cipto Sayur sendiri ia ambil dari potongan nama lengkapnya, Hendrawan Cipta Pambudi. Berkat ketekunan, optimisme, serta dorongan motivasi dan bantuan dari pelanggan setianya, usaha yang ia rintis sejak 6 tahun lalu itu kini berkembang pesat.
Suplai Sayur Lokal hingga Tembus Provinsi Tetangga
Cipto Sayur dikenal menyediakan beragam jenis sayuran segar lokal Jambi yang sangat bervariasi. Mulai dari bayam, kangkung, kemangi, selada, genjer, sawi, hingga pakis.
Sayur-mayur segar ini ia dapatkan langsung dari para petani di berbagai daerah di Jambi, seperti, daerah Tangkit Kabupaten Muaro Jambi, Pallmerah Kota Jambi, hingga dari daerah Kabupaten Sarolangun.
Dari Pasar Induk Talang Gulo, Hendra mendistribusikan sayuran tersebut ke berbagai pelanggan setianya.
Konsumennya mencakup pedagang eceran di Kota Jambi, hingga pedagang pasar kalangan di daerah Bahar Grup Kabupaten Muaro Jambi, Muara Sabak dan Nipah Panjang Kabupaten Tanjan Timur dan Kuala Tungkal Kabupaten Tanjab Barat.
Tidak tanggung-tanggung, pasarnya bahkan menembus wilayah Bayung Lencir, Provinsi Sumatera Selatan.
Rela Cuti Kuliah demi Bisnis dan Nikmati Proses
Menjalani peran ganda sebagai mahasiswa sekaligus pengusaha tentu bukan perkara mudah. Lika-liku perjalanan bisnis memaksa Hendra untuk mengambil keputusan besar, yaitu mengambil cuti kuliah di semester 7 demi fokus membesarkan usahanya.
Bagi Hendra, menjadi pengusaha sejati berarti harus siap mental dan menikmati segala proses naik-turunnya bisnis. Namun, di balik lelahnya, ia mengaku mendapat banyak berkah tak ternilai.
“Bisa bersilaturahmi, menambah keluarga baru, bisa berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda dan di atas kita. Kita juga bisa mendapat ilmu dari mereka,” jelasnya dengan senyum ramah.
Ia pun membagikan pesan bernada motivasi bagi generasi milenial yang ingin terjun ke dunia bisnis. Menurutnya, modal utama bukan sekadar uang, melainkan keberanian dan restu orang tua.
“Harus berani mengambil langkah usaha, jangan pernah takut. Keberanian, rasa optimis, dan mental yang kuat itu fondasi utama. Intinya, tetap doa orang tua itulah bang,” tegasnya.
Di mata Pelanggan: Murah, Segar dan Owner yang Rendah Hati
Kesuksesan Cipto Sayur tentu tidak lepas dari kepuasan para pelanggannya. Ratna, seorang pelanggan asal Bahar Utara, Muaro Jambi, mengaku sudah 4 tahun lamanya setia berbelanja di Cipto Sayur.
Bukan tanpa alasan, kualitas sayur yang konsisten dan harga yang bersahabat menjadi daya tarik utama Cipto Sayur.
“Selain sayurannya selalu segar dan kualitasnya baik, harga sayur-mayur di Cipto Sayur ini juga sangat ramah di kantong. Ditambah lagi, owner-nya itu ramah, baik hati, dan tidak sombong,” puji Ratna.
Sebagai pelanggan setia, Ratna berharap usaha yang dibangun Hendra dari nol ini bisa terus maju, berkembang, dan semakin sukses ke depannya.
Hal ini sejalan dengan harapan Hendra yang ingin agar Cipto Sayur terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, baik bagi konsumen maupun sesama penyuplai.
Saat ini, Cipto Sayur tidak hanya sukses menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga berdampak sosial dengan membuka lapangan pekerjaan baru. Cipto Sayur kini telah memiliki 6 orang karyawan, yang sehari-hari bekerja membantu jalannya usaha agen sayur mayur di Jambi tersebut. (Tia/EW)
Baca juga:





Discussion about this post