Selasa, 12 Mei, 2026
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir
Halo Indonesia News
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
No Result
View All Result
Home
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis
Halo Indonesia News
No Result
View All Result

PGRI Sayangkan Sikap Pasif Kepala SMKN 3 Berbak dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Guru

Redaksi Halo Indonesia News by Redaksi Halo Indonesia News
Januari 17, 2026
in Berita, Daerah, Hukrim, Nasional, Pendidikan, Politik, Sosial
0
Kesaksian Siswa SMKN 3 Berbak, Ditampar Hingga Dikejar Guru Dengan Celurit 
0
SHARES
0
VIEWS
Bagikan ke FacebookKirim ke WATweet!
Telah dibaca sebanyak: 1.122
Print 🖨

PGRI Sayangkan Sikap Pasif Kepala SMKN 3 Berbak dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Guru

HALOINDONESIANEWS.COM, Tanjabtim – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi menyayangkan sikap tertutup Kepala SMKN 3 Berbak, Tanjung Jabung Timur terkait kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa guru bahasa Inggris, Agus Saputra.

Hingga kini, organisasi profesi tersebut mengaku belum menerima laporan resmi dari pihak sekolah, padahal kasus ini telah viral dan memasuki ranah hukum.

Kepada wartawan, pengurus PGRI Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengungkapkan kekecewaannya. Mereka menilai seharusnya Kepala Sekolah proaktif menjalin komunikasi dengan organisasi profesi untuk mencari solusi dan perlindungan bagi tenaga pendidik yang bermasalah.

“Sangat kami sayangkan kenapa hal ini bisa terjadi tanpa ada laporan ke kami. Seharusnya kepala sekolah proaktif menghubungi kami sebagai organisasi profesi,” ujar Ketua PGRI Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kusbani kepada wartawan, Sabtu,(17/01/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Kusbani, Agus Saputra, guru yang terlibat dalam insiden tersebut, mengaku telah mengalami perundungan (bullying) oleh siswa selama kurang lebih tiga tahun.

Tekanan mental yang berkepanjangan ini diduga menjadi pemicu tindakan emosional yang terekam dalam video viral sebelumnya.

PGRI menyoroti mengapa keluhan perundungan tersebut tidak pernah sampai ke organisasi, atau dikoordinasikan secara internal sekolah sejak lama.

“Selama tiga tahun itu, kenapa yang bersangkutan tidak mencoba berbagi atau melapor ke sekolah? Ini yang belum kami dapatkan informasinya secara utuh,” ungkap Kusbani.

Ketertutupan pihak sekolah semakin terlihat saat proses mediasi dilakukan. PGRI mengaku baru mengetahui perkembangan kasus setelah pihak kepolisian turun tangan dan informasi menyebar di media massa. Mereka merasa dikesampingkan dalam proses penyelesaian masalah yang melibatkan anggotanya.

“Kami mau turun langsung (saat mediasi) tapi rasanya kurang etis kalau tidak ada laporan resmi. Kemarin saat ada mediasi dan pihak Polres datang, kami jujur sama sekali tidak tahu,” tutur Kusbani dengan nada kecewa.

Sayangnya Kepala SMKN 3 Berbak hingga kini belum memberikan keterangan resmi, terkait alasan minimnya koordinasi dengan PGRI. Organisasi profesi guru tersebut berharap ke depannya ada sinergi yang lebih baik agar kasus serupa tidak terulang, serta guru mendapatkan perlindungan hukum dan psikologis yang layak di lingkungan sekolah.(Rano)

Baca juga:

  • PGRI Pantau Kasus Dugaan Kekerasan di SMKN 3 Berbak, Siap Beri Pendampingan Psikologis bagi Guru
Tags: PGRISMKN 3 BerbakTanjung Jabung Timur
Previous Post

Diduga PGRI Tuding Media Sosial dan Televisi Perkeruh Suasana Kasus Guru vs Siswa di SMKN 3 Berbak

Next Post

Bupati Hurmin Bersama Forkopimda Panen Perdana Cabe Merah dan Jagung Di Desa Rantau Tenang

Next Post
Bupati Hurmin Bersama Forkopimda Panen Perdana Cabe Merah dan Jagung Di Desa Rantau Tenang

Bupati Hurmin Bersama Forkopimda Panen Perdana Cabe Merah dan Jagung Di Desa Rantau Tenang

Discussion about this post

Halo Indonesia News

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id

Navigate Site

  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Iklan
  • Karir

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nusantara
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Diksosbud
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Lifestyle
    • Olahraga
    • Fashion
    • Automotive
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kuliner
  • Advertorial
  • Ekbis

© 2020 Halo Indonesia News | Developed by: Websiteku.co.id